Logo Datakita.co

Stok Hewan Kurban Sapi di Sinjai Capai 9 Ribu Ekor

Fadli
Fadli

Selasa, 22 Juni 2021 13:32

Ilustrasi: Menghadapi Hari Raya Idul Adha, Disnak Keswan Sinjai menyiapkan sekitar 9 ribu ekor sapi untuk kebutuhan kurban. (int)
Ilustrasi: Menghadapi Hari Raya Idul Adha, Disnak Keswan Sinjai menyiapkan sekitar 9 ribu ekor sapi untuk kebutuhan kurban. (int)

SINJAI, DATAKITA.CO – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Sinjai mengantisipasi ketersediaan kebutuhan hewan kurban khususnya sapi dan kambing, meski Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban 1442 Hijriah masih sekitar satu bulan lagi.

Kepala Disnak Keswan Kabupaten Sinjai H. Burhanuddin mengatakan, bahwa ketersediaan hewan kurban menjelang hari raya Idul Adha khususnya untuk sapi di Sinjai aman.

“Sinjai ini salah satu daerah penghasil ternak potong khususnya sapi, sehingga kami pastikan bahwa jumlah sapi di Sinjai menjelang Idul Adha stok aman dan sangat banyak,” katanya, Selasa (22/6/2021).

Menurutnya, populasi sapi potong di Kabupaten Sinjai saat ini berada dikisaran 120 ribu ekor sedangkan sapi jantan yang siap untuk dijadikan hewan kurban sekitar 8-9 ribu ekor sapi. Sementara untuk hewan kambing populasinya saat ini 27 ribu ekor dan yang siap dijadikan hewan kurban sekitar 2 ribu ekor.

Bahkan lanjutnya, hingga saat ini permintaan hewan kurban dari luar Kabupaten Sinjai terus mengalir, seperti permintaan dari Makassar, Kalimantan, Gowa dan kabupaten lain.

“Satu bulan terakhir ini ada sekitar seribu ekor sapi yang kita kirim keluar daerah untuk memenuhi permintaan hewan kurban dan ini akan terus bertambah hingga mendekati hari raya Idul Adha. Biasanya itu kita kirim sampai 2 ribu ekor dan yang paling banyak permintaannya itu adalah Makassar dan Kalimantan,” ujarnya.

Adapun kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Sinjai, kata Burhanuddin, berada pada kisaran 700 ekor.

“Kalau yang terlapor ke kami biasanya 200-300 ekor tapi kenyatannya di lapangan banyak masyarakat kita juga yang berkurban dikalangan keluarganya dan tidak melaporkan di tingkat kabupaten sehingga jika ditotalkan mencapai 700 ekor,” jelasnya.

Ketika ditanya terkait kesehatan hewan kurban, pihaknya menjamin kesehatan hewan kurban sebelum dilakukan penyembelihan.

“Sebelum hewan kurban dipotong, ada petugas kami disetiap kecamatan untuk memeriksa terlebih dahulu kesehatannya. Sedangkan sapi yang akan dikirim ke luar daerah juga diperiksa terlebih dahulu kesehatannya untuk diterbitkan SKKH (Surat Keterangan Kesehatan Hewan). Jika tidak ada SKKH-nya maka tidak bisa dikirim keluar daerah,” terang Burhanuddin.

 Komentar

 Terbaru

BERITA20 Mei 2026 18:46
Rezki Reses di Rappocini-Makassar, Bank Sampah hingga Lampu Jalan Jadi Sorotan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Rezki kembali menjemput aspirasi warga melalui reses ketiga masa persidangan ketiga tahun si...
BERITA20 Mei 2026 18:13
Odhika Terima Keluhan Armada Sampah Hingga Kurangnya Perhatikan UMKM di Tamalanrea-Biringkanaya
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Makassar, Andi Odhika Cakra Satriawan kembali menggelar reses ketiga masa persidangan ketiga tahun sidang 2...
POLITIK20 Mei 2026 12:55
William Soroti Tumpukan Sedimentasi Penyebab Banjir hingga Air Bersih di Utara Makassar
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, William memulai reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026 dengan menyapa war...
MAKASSAR20 Mei 2026 11:00
Peserta Didik Sespimmen Polri Dikreg Ke-66 Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-66 Tahun Anggaran 2026 melaksanakan kegiata...