Logo Datakita.co

Sosper PUG, Hasanuddin Leo Sebut Perempuan Miliki Peran Penting dalam Pembangunan

Aditya
Aditya

Sabtu, 13 Februari 2021 19:45

Anggota DPRD Makassar, Hasanuddin Leo sosialisasikan Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan, di Travelers Hotel, Jl Lamadukelleng Buntu, Sabtu (13/2/2021).
Anggota DPRD Makassar, Hasanuddin Leo sosialisasikan Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan, di Travelers Hotel, Jl Lamadukelleng Buntu, Sabtu (13/2/2021).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Hasanuddin Leo melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) nomor 5 tahun 2019 tentang Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam pembangunan di Hotel Traveler, Jalan Lamadukelleng Buntu, Sabtu (13/2/2021).

Kata Leo—sapaan akrabnya, Perda PUG membahas terkait peran perempuan dalam pembangunan. Tidak ada lagi pandangan sebelah mata terhadap perempuan, semua sama dimata regulasi ini perihal peran-peran aktif.

“Perempuan memiliki peranan penting dalam pembangunan. Kita lihat, perempuan lebih banyak jadi ketua RT atau RW di Kota Makassar. Itu indikasi mereka (perempuan) sosok yang penting aspek sosial dan pembangunan,” papar Hasanuddin Leo.

Salah satu tujuan PUG, sambung legislator fraksi PAN, sebagai acuan seluruh pihak dalam semua aspek. Baik, pemerintah, swasta, lembaga atau kelompok masyarakat dalam menyusun strategi pengintegrasian gender.

“Pengintegrasian ini penggabungan sosial kontrol dan tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Makanya ada kesamaan gender,” jelasnya.

Lebih jauh, kata anggota Komisi B DPRD Makassar ini, Nabi Muhammad SAW sejak 14 abad lalu menempatkan pondasi tentang penghargaan terhadap perempuan. Sehingga, Perda ini menjadi wadah untuk perempuan berkrasi.

“Di Indonesia, perempuan dan laki-laki pernah menjadi presiden, menteri, gubernur sampai legislator. Bagaimana peran perempuan dalam aspek pembangunan, itu ada kesetaraan antara laki-laki dan perempuan,” jelasnya.

Sementara, Narasumber Kegiatan Sosper, Yuda Yunus mengapresiasi DPRD Kota Makassar dengan melahirkan Perda PUG dalam Pembangunan. Regulasi ini menjadi impian semua pihak terkait mengentaskan problem perempuan di tatanan sosial kemasyarakatan.

“DPRD bukan hanya menetapkan tapi juga mensosialisasikan. Saya kira itu, langkah maju sehingga ketidakadilan paling tidak bisa diminimalisir,” paparnya.

Terkait pembangunan, kata Yuda, paling penting keterlibatan perempuan dalam menentukan perencanaan selain sebagai pengambil kebijakan. Misalnya, dalam kegiatan musrenbang.

“Makassar, kita punya pemimpin perempuan dan yang pertama. Sehingga, hal itu menjadi angin segar bagaimana Perda ini berjalan maksimal,” cetusnya.

 Komentar

 Terbaru

DAERAH20 April 2026 18:31
Pemkab Gowa Kolaborasi Lintas Sektor Berhasil Bedah Ratusan Rumah Keluarga Miskin Ekstrem
GOWA, DATAKITA.CO – Pengentasan kemiskinan ekstrem menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa dibawah kepemimpinan ...
PEMERINTAHAN20 April 2026 18:17
Menaker Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja
BANDUNG, DATAKITA.CO – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 dirancang agar lulusan ...
MAKASSAR20 April 2026 12:04
Fokus Kebersihan, Kecamatan Manggala Sasar Titik Rawan Hingga Perbatasan Gowa
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota Makassar, Kecamatan Manggala terus mengintensifkan upaya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian da...
MAKASSAR20 April 2026 08:33
Munafri–Aliyah Hadirkan Lampu Tenaga Surya di Kepulauan, Armada Laut Segera Terwujud
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Pemerintah Kota Ma...