Logo Datakita.co

Sosialisasi Perda Perumda Pasar Raya, Budi Hastuti Dorong Peran Warga Hidupkan Pasar

Aditya
Aditya

Minggu, 19 November 2023 17:09

Anggota DPRD Makassar, Budi Hastuti sosialisasikan Perda Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Raya di Hotel Travellers, Jalan Lamaddukelleng Buntu, Minggu (19/11/2023).
Anggota DPRD Makassar, Budi Hastuti sosialisasikan Perda Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Raya di Hotel Travellers, Jalan Lamaddukelleng Buntu, Minggu (19/11/2023).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Makassar Budi Hastuti melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2021 tentang Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Raya, di Hotel Travellers, Jalan Lamaddukelleng Buntu, Minggu (19/11/2023).

Budi Hastuti mengatakan, Perda Perumda Pasar Raya ini hadir untuk memberikan penguatan terhadap keberadaan pasar. Sehingga, penting adanya peran warga dalam rangka menghidupkan pasar terutama berstatus tradisional.

“Alhamdulillah, PD Pasar Makassar sekarang punya regulasi. Lewat aturan ini, semoga pasar-pasar utamanya Pasar tradisional bisa eksis. Saya kira kehadiran warga bisa menghidupkan lagi pasar ini,” ucap Budi Hastuti.

Dia menjelaskan maksud pendirian Perumda Pasar Makassar Raya adalah dalam rangka menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa pelayanan yang bermutu di bidang pasar bagi pemenuhan hajat hidup masyarakat berdasarkan tata kelola perusahaan yang baik.

“Perumda Pasar Makassar Raya bergerak dalam lapangan pelayanan umum di bidang pasar salah satunya meliputi membangun, mengelola, dan atau mengembangkan sarana perpasaran. Kemudian, menyelenggarakan usaha jasa lainnya yang berhubungan dengan kegiatan pasar,” jelasnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan Babra Kamal mengatakan, ada beberapa jenis pasar yang ada di Indonesia. Seperti Pasar Modern, Pasar Tradisional dan Pasar Politik.

“Pasar itu tempat jual-beli. Disana ada transaksi dan barang atau komoditi yang akan ditukar. Sehingga lewat sosialisasi ini bisa mengedukasi warga soal pasar,” tukas Babra Kamal.

Selain itu, Bob–sapaan akrabnya, perbedaan pasar modern dan pasar tradisional terletak pada kepemilikan. Kemudian, kondisi tempat hingga tak ada tawar menawar lagi jika berada di Pasar Modern.

“Perumda Pasar Makassar Raya melaksanakan tugas berupa perencanaan, yang meliputi perencanaan jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang dan menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasar,” tegasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR24 Juli 2024 23:56
F8 Makassar Digelar Mulai Hari Ini, Ada Aerobatic Show hingga Jetski
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Makassar International Eight Festival and Forum atau F8 Makassar 2024 resmi dibuka mulai malam ini, di kawasan tugu Monu...
POLITIK24 Juli 2024 21:56
PKB Pilih Danny Pomanto atau Andi Sudirman di Pilgub Sulsel?
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) saat ini menimbang dua nama yang berpotensi akan diusung dalam Pemilihan Gubernur (Pilgu...
POLITIK24 Juli 2024 16:57
Demi Kebersihan, Imam Musakkar Edukasi Warga Rutin Bayar Retribusi Sampah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Imam Musakkar memberikan edukasi terkait pentingnya rutin membayar retribusi sampah untuk ke...
MAKASSAR24 Juli 2024 14:37
Tebus Ijazah Warga Ballaparang, Andi Seto Disambut Haru
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kedatangan mendadak Andi Seto Asapa pada Rabu (24/7) ke kediaman Noorhidayah (54) di Ballaparang, Rappocini, Kota Makass...