Soal Wacana Kotak Kosong di Pilgub Sulsel, Danny Teringat Pilwalkot Makassar 2018

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto ikut merespons munculnya wacana kotak kosong di pemilihan gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan (Sulsel) 2024.

Danny Pomanto yang juga bakal calon gubernur Sulsel ini menilai kotak kosong atau calon tunggal bukan hal baru di Sulsel, bahkan pernah menang pada Pilwalkot Makassar 2018 lalu.

“Banyak orang bilang itu tidak sehat (lawan kotak kosong), tapi itu sah-sah saja karena banyak kekuatan yang membuat kotak kosong (bisa menang). Tapi ingat di Makassar itu kotak kosong menang (Pilwalkot 2018),” kata Danny Pomanto usai mengikuti uji kelayakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Hotel Swiss-Belinn Panakkukang Makassar, Senin (22/7/2024).

Namun menurutnya, tidak ada kotak kosong di Pilgub Sulsel.

“Tidak ada, tapi kita melihat apakah Sulsel ini kekurangan pemimpin, untuk apa bertanding kalau cuma satu,” ujarnya.

Danny juga menyebutkan jika masyarakat juga akan menilai kandidat yang melawan kotak kosong. Dimana sebelumnya banyak figur yang muncul, namun gagal maju.

“Kotak kosong akan mengumpulkan kekuatan-kekuatan yang tidak setuju dengan kondisi yang tidak biasa diinginkan rakyat,” jelasnya.

Danny pun berupaya melakukan lobi-lobi politik agar kotak kosong tidak terjadi di Pilgub Sulsel dengan berharap bisa diusung oleh PKS.

Apalagi dirinya saat ini sudah mendapatkan restu dari PPP dan PDI Perjuangan. Namun dua partai ini belum cukup mengusungnya dimana PPP 8 kursi, PDIP 6 kursi atau masih membutuhkan 3 kursi tambahan. Karena, syarat maju Pilgub Sulsel minimal harus 17 kursi.

Berita Terkait
Baca Juga