Logo Datakita.co

Soal Sekolah Tatap Muka, Ini Penjelasan Wagub Sulsel

Fadli
Fadli

Jumat, 13 November 2020 22:36

Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (int)
Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (int)

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan pembelajaran secara tatap muka di Sulsel harus melihat berbagai indikator, termasuk adanya pengusulan dari sekolah dan persetujuan orang tua, serta memastikan sarana dan prasarananya.

Hal ini disampaikan Wagub Sulsel saat siaran live di TV One dalam program ‘Apa Kabar Indonesia Pagi’ dengan topik “Masih Pandemi, Siapkah Sekolah Tatap Muka?”, Jumat (13/11/2020).

Wagub mengatakan indikator saat sekolah sudah layak menerapkan belajar secara langsung perlu melihat dengan sistem bottom up.

“Pengusulan dari bawah. Ketika sekolah, orang tua siswa atau wali siswa setuju dan berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten. Serta harus turun ke bawah untuk melakukan verifikasi, termasuk melihat fasilitas protokol kesehatannya seperti tempat cuci tangannya. Jadi jika sekolah memenuhi syarat secara kondisi dan situasi di lapangan dan selama pandemi positif ratenya rendah, maka bisa menjadi pertimbangan (sekolah dibuka/belajar tatap muka langsung) dan kita akan buat SOP-nya,” jelas Wagub.

Andi Sudirman menyebutkan beberapa sekolah di Sulsel sudah mulai menerapkan tatap muka langsung. Seperti di Kabupaten Toraja Utara dan Tana Toraja, melihat positif ratenya sudah mulai melandai. Beberapa sekolah vokasi pun sudah menerapkan belajar dengan tetap langsung.

“Alhamdulillah, sejak ditetapkannya Sulawesi Selatan keluar dari zona merah (Covid-19), beberapa wilayah positif ratenya sudah rendah (melandai), bahkan ada yang sudah zona hijau sehingga beberapa sekolah sudah buka. Seperti sekolah vokasi misalnya Kehutanan/Peternakan. Tidak mungkin kita mengharapkan mereka belajar di rumah ketika vokasi mengharuskan belajar praktek lapangan lebih banyak. Jadi mereka harus turun ke lapangan, tetapi tentu harus dengan protokol kesehatan yang ketat,” katanya.

Wagub juga mengatakan setuju jika adanya pembukaan sekolah terbatas dengan tatap muka langsung. Dengan pertimbangkan pelajar yang mulai paham pentingnya mengikuti protokol kesehatan dalam pandemi covid-19 ini, seperti pelajar SMP dan SMA/sederajat.

“Saya pikir ini sesuatu hal yang tidak ada persoalan, ketika kita sudah membolehkan salat berjamaah di masjid dengan protokol kesehatan, kenapa kita tidak boleh menerapkan di sekolah dengan wilayah yang positif ratenya rendah. Tentu harus ada verifikasi ketat dan pengawasan yang ketat dan ada fasilitas pelayanan kesehatan,” ucapnya.

Ia mengatakan semi home schooling dengan melakukan sistem hari ini masuk, besok tidak bisa dilakukan.

“Kita berharap adanya semi home schooling dengan melakukan sistem hari ini masuk, besok tidak. Termasuk komitmen orang tua untuk memastikan selama transit sekolah rumah ketat penjagaan serta SOP memenuhi matrix persyaratan,” tutur Andi Sudirman.

Selama belajar daring ini, katanya, beberapa kendala dirasakan oleh orang tua siswa. Mulai dari akses internet serta gadget atau komputer. Bahkan tak jarang pula orang tua siswa sulit untuk mendampingi anaknya dalam belajar dari rumah.

“Perlu pertimbangan basis zona wilayah Sulawesi Selatan tidak bisa disamaratakan dengan daerah lainnya, karena kita memiliki geografis yang beragam, seperti wilayah terpencil,” tambahnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

PENDIDIKAN25 November 2020 23:32
Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi PPPK pada 2021, Ini Penjelasan Mendikbud
JAKARTA, DATAKITA.CO – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyatakan semua guru honorer di sekolah negeri dan swasta berkesempatan...
MAKASSAR25 November 2020 22:54
Sulsel Jadi Contoh Nasional Penanganan Covid-19, Nurdin: Harus Dipertahankan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Penanganan covid-19 di Sulsel yang menjadi contoh nasional harus terus dipertahankan dengan komitmen bersama seluruh ele...
POLITIK25 November 2020 22:34
Survei Capres: Prabowo Masih Teratas, Elektabilitas Habib Rizieq Ungguli Anies
JAKARTA, DATAKITA.CO – Center for Political Communication Studies (CPCS) mencatat elektabilitas Prabowo Subianto naik dalam survei calon preside...
POLITIK25 November 2020 17:43
Peserta Pilkada Diminta Hindari Kampanye Tatap Muka
JAKARTA, DATAKITA.CO – Badan Pengawas Pemilu terus mengingatkan peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 untuk menghindari penggu...