Logo Datakita.co

Simulasi Pencoblosan di Malino, Pemilih Diberi Sarung Tangan Plastik Sekali Pakai

Fadli
Fadli

Sabtu, 31 Oktober 2020 23:17

Simulasi Pencoblosan di Malino, Pemilih Diberi Sarung Tangan Plastik Sekali Pakai

GOWA, DATAKITA.CO – Para komisioner KPU dari 12 kabupaten/kota se-Sulsel yang akan menggelar Pilkada serentak Desember mendatang, menghadiri simulasi pencoblosan di TPS dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Simulasi dilaksanakan di Lapangan Tembak Secata Rindam XIV/Hsn Kelurahan Malino, Tinggimoncong, Gowa, Sabtu (31/10/2020).

Kegiatan simulasi yang digelar oleh KPU RI ini juga memperagakan penghitungan suara penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap).

Saat simulasi, pemilih diwajibkan untuk mencuci tangan menggunakan sabun sebelum masuk ke TPS. Selain disediakan masker bagi yang tidak mengenakan, pemilih juga diberi sarung tangan plastik sekali pakai.

Menurut Ketua KPU Sulsel Faizal Amir, kegiatan ini merupakan simulasi nasional yang dilaksanakan di beberapa provinsi di Indonesia, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dan sesuai prosedur yang akan dilaksanakan pada 9 Desember nanti.

“Simulasi ini gambaran pelaksanaan sesungguhnya nanti,” ujar Ketua KPU Sulsel.

Faizal Amir juga menjelaskan, sistem Sirekap apabila berjalan dengan sesuai rencana maka akan memudahkan proses perekapan suara di TPS.

Dalam tahapan simulasi pencoblosan di TPS, pemilih diwajibkan mencuci tangan menggunakan sabun sebelum masuk ke TPS. Kemudian, akan dicek suhu tubuhnya oleh petugas KPPS. Dalam bertugas, petugas KPPS akan dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD).

Pemilih yang datang tidak menggunakan masker akan disediakan.

Selanjutnya, pemilih yang masuk ke TPS diperiksa identitas/surat panggilan, selanjutnya diberi sarung tangan plastik sekali pakai dan hand sanitizer untuk menghindari terjadinya perpindahan atau penularan virus Corona.

Khusus untuk pemilih yang bersuhu tubuh di atas 37,5 diberi waktu sejenak. Apabila suhu tubuh tidak turun maka pemilih tidak diperkenankan masuk ke dalam area TPS, tetapi diarahkan di bilik khusus yang telah disediakan.

Usai mencoblos, pemilih akan diminta membuang sarung tangannya ke tempat sampah yang sudah disediakan. Selanjutnya, jari pemilih akan diberi tinta tanda sudah mencoblos.

Pemberian tinta tidak dilakukan dengan mencelupkan jari ke botol seperti biasanya, tetapi dengan cuttun bud sekali pakai.

Selain itu, TPS akan disemprot disinfektan sebanyak tiga kali, yaitu sebelum pemungutan suara, saat pemungutan suara, dan sebelum penghitungan suara.

Simulasi ini juga dihadiri oleh komisioner KPU RI dan Bawaslu RI. Juga hadir Plt. Bupati Gowa H Andi Aslam Patonangi dan pejabat lainnya, termasuk pihak KPU Sulsel dan Bawaslu Sulsel.

Jajaran KPU dari 12 kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada serentak 2020 juga tampak hadir. (*)

 Komentar

 Terbaru

POLITIK24 November 2020 23:22
Pernyataan Penutup di Debat II Bukti DILAN Paket Nasionalis-Religius
JAKARTA, DATAKITA.CO – Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal-Fadli Ananda (DILAN), mengakhiri Debat Publik Jilid II Pilwalk...
POLITIK24 November 2020 22:51
Ubah Stigma Makassar Jadi Kota Terkorup, Ini Program Appi-Rahman
JAKARTA, DATAKITA.CO – Calon Walikota dan Wakil Walikota nomor urut 2, Munafri Arifuddin-Rahman Bando (Appi-Rahman) menjadi pasangan yang didaul...
DAERAH24 November 2020 22:27
Begini Cara Adnan-Kio Dorong Partisipasi Pemilih di Pilkada Gowa
GOWA, DATAKITA.CO – Pasangan Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Malaganni Karaeng Kio (Adnan-Kio) bersama tim pemenangan, terus bergerak dari desa...
POLITIK24 November 2020 21:53
Hindari Konflik Kepentingan, Danny Beri Pukulan Telak yang Punya Dekkeng
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) nampak enjoy melakoni debat publik putaran kedua Pilkada Maka...