Seorang Anak di Gowa Nyaris Dicungkil Matanya, Polisi Amankan Orangtua, Kakek dan Paman

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Seorang anak perempuan berusia enam tahun dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami penganiayaan. Bahkan, diduga matanya nyaris dicungkil hingga harus mendapat perawatan intensif.

Polisi telah mengamankan empat orang terkait kasus yang terjadi di Kabupaten Gowa ini. Keempatnya adalah ayah, ibu, paman dan kakek korban.

“Terduga pelaku total ada 4 orang,” ujar Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Boby Rachman, Minggu (5/9/2021).

Keempat terduga pelaku ialah ayah korban berinisial TT (45), ibu korban HA (43), paman berinisial US (44) dan kakek korban berinisial BA (70).

Boby menjelaskan, 2 dari 4 terduga pelaku telah ditetapkan menjadi tersangka, sementara dua lainnya masih dalam tahap pemeriksaan intensif oleh penyidik.

“Kakek dan paman korban telah ditetapkan tersangka pada hari Sabtu, 4 September 2021 dan hari ini Minggu (hari ini) telah dilakukan penahanan,” kata Boby.

Para tersangka, kata Boby, dijerat Pasal 45 Ayat 2 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan KDRT juncto Pasal 55, 56 KUHP atau Pasal 80 (2) juncto Pasal 76 C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak sehingga terancam hukuman hingga 15 tahun penjara.

Selain keempat terduga pelaku, polisi masih memeriksa sejumlah saksi lain dalam kasus ini. Boby menambahkan, ibu korban yang juga menjadi terduga pelaku hingga kini belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut.

“Ibu korban belum diambil keterangan karena kondisi kesehatan belum stabil,” katanya.

Sementara itu, bocah malang AP kini masih dalam perawatan di RSUD Syekh Yusuf, Gowa. Korban mendapat pendampingan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gowa.

“Mendapat pendampingan dari dinas terkait untuk dilakukan trauma healing,” katanya.

Penganiayaan terhadap korban ini diduga karena para pelaku terpengaruh ilmu hitam yang sedang dianutnya.

Hal tersebut menguak setelah kakak kandung korban berinisial DD (20) juga mengalami nasib serupa diduga akibat dianiaya pada Selasa (31/8) lalu. Terhadap dugaan itu, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Berita Terkait
Baca Juga