Logo Datakita.co

Saldo Kas yang Kuat untuk Mendukung Pelaksanaan Proyek Pertumbuhan Kami

Aditya
Aditya

Selasa, 10 Mei 2022 18:20

Aktivitas Pekerja PT Vale (Perseroan).
Aktivitas Pekerja PT Vale (Perseroan).

JAKARTA, DATAKITA.CO – PT Vale Indonesia Tbk (Perseroan), IDX Ticker: INCO) dan entitas anaknya (bersama-sama “Grup”) hari ini mengumumkan pencapaian kinerja keuangan yang tidak diaudit untuk triwulan pertama tahun 2022 (“1T22”).

Perseroan membukukan laba bersih yang kuat sebesar AS$67,6 juta, 58% lebih tinggi dibandingkan dengan angka triwulan sebelumnya. Hal ini terutama didorong oleh harga nikel yang menguntungkan.

“Saya senang melaporkan 1T22 yang menguntungkan. Meskipun produksi lebih rendah karena sedang berlangsungnya pembangunan kembali tanur listrik 4, kami mampu menghasilkan EBITDA yang lebih tinggi, laba yang lebih tinggi, dan saldo kas yang lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Saldo kas yang kuat ini akan memungkinkan kami untuk menjalankan rencana pertumbuhan kami saat ini dan yang akan datang” kata Febriany Eddy, CEO dan Presiden Direktur Perseroan, Senin (9/5/2022).

“Namun, mengingat volatilitas di pasar, kami tetap fokus untuk mengoptimalkan kapasitas produksi kami dan meningkatkan efisiensi operasi kami,” tambahnya.

Grup mencatat Pendapatan sebesar AS$235,1 juta pada 1T22 atau 12% lebih rendah dibandingkan dengan Pendapatan yang dicatat pada 4T21 sebesar AS$266,7 juta. Harga realisasi rata-rata untuk pengiriman nikel dalam matte adalah AS$17.432 per ton, naik 13% dari harga pada 4T21 sebesar AS$15.372 per ton. Beban pokok pendapatan Grup turun 29% dari AS$201,0 juta pada 4T21 menjadi AS$142,3 juta pada 1T22, sejalan dengan penurunan volume produksi pada triwulan ini.

Konsumsi dan harga rata-rata High Sulphur Fuel Oil (“HSFO”), diesel serta batubara PT Vale disajikan pada tabel berikut:

1T22 4T21 1T21
Volume HSFO (barel) 221.779 332.212 288.750
Harga rata-rata HSFO per barel AS$73,06 AS$68,39 AS$48,51
Volume diesel (kilo liter) 14.787 15.940 16.692
Harga rata-rata diesel per liter AS$0,67 AS$0,59 AS$0,41
Volume batubara (t) 91.793 96.102 92.464
Harga rata-rata batubara per t (*) AS$258,97 AS$227,90 AS$114,70

Harga batubara disajikan dalam basis DMT (Dry Metric Ton) dan CFR (Cost & Freight)

Pada 1T22, konsumsi HSFO, diesel dan batubara lebih rendah dibandingkan dengan konsumsi pada triwulan sebelumnya, sejalan dengan penurunan volume produksi akibat pelaksanaan pembangunan kembali tanur listrik 4. Namun, harga rata-rata HSFO, diesel dan batubara masing-masing meningkat sebesar 7%, 14% dan 14%. Bahan bakar minyak dan batubara merupakan beberapa item biaya produksi terbesar PT Vale.

PT Vale menghasilkan EBITDA sebesar AS$116,2 juta dan mengeluarkan sekitar AS$42,3 juta untuk belanja modal pada 1T22. Kas dan setara kas Perseroan pada 31 Maret 2022 dan 31 Desember 2021 masing-masing sebesar AS$518,0 juta dan AS$508,3 juta. PT Vale akan senantiasa berhati- hati mengontrol pengeluaran untuk menjaga ketersediaan kas.

Perseroan akan tetap fokus pada berbagai inisiatif produktifitas dan penghematan biaya untuk mempertahankan daya saing Perseroan dalam jangka panjang tanpa mengkompromikan nilai utamanya, yaitu keselamatan jiwa merupakan hal terpenting, menghargai kelestarian bumi dan komunitas kita.

Perseroan menghimbau pembaca untuk melihat ikhtisar pencapaian Grup. Pencapaian operasional serta hasil keuangan yang tidak diaudit telah dirangkum pada halaman-halaman selanjutnya.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi: Bernardus Irmanto, Chief Financial Officer ptvi.investorrelations@vale.com
atau kunjungi situs web kami di www.vale.com/indonesia

PT Vale Indonesia Tbk Ikhtisar Produksi dan Keuangan
1T22, 4T21, 1T21
Produksi nikel dalam matte1 13.827 17.015 15.198
Penjualan nikel matte1 13.486 17.352 14.847
Harga realisasi rata-rata2 17.432 15.372 13.912
EBITDA3 116,2 105,6 88,9
Pendapatan3 235,1 266,7 206,6
Laba3 67,6 42,8 33,7
Laba per saham4 0,0068 0,0043 0,0034

1 metrik ton (t)
2 AS$ per t
3 AS$ juta
4 AS$

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Interim (Dalam ribuan AS$ kecuali laba per saham dasar), 1T22, 4T21, 1T21
Pendapatan 235.085 266.741 206.555
Beban pokok pendapatan (142.356), (201.022), (154.810)

Laba bruto 92.729 65.719 51.745
Beban usaha (4.325) (1.081) (1.080)
Pendapatan lainnya 249 655 1.693
Beban lainnya (1.544), (3.741), (4.365)
Laba usaha 87.109 61.552 47.993
Pendapatan keuangan 734 730 655
Biaya keuangan (1.104) (452) (912)
Pendapatan/(biaya) keuangan, bersih
(370), (278) , (257)
Laba sebelum pajak penghasilan 86.739 61.830 47.736
Beban pajak penghasilan (19.091) (18.970), (14.042)
Laba periode berjalan 67.648, 42.860 33.694
Penghasilan/(kerugian) komprehensif lain
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
– Perubahan yang timbul dari pengukuran ulang aktuaria dari liabilitas imbalan pascakerja, 1.800
– Pajak penghasilan terkait penghasilan komprehensif lain, (396)

Total penghasilan/(kerugian) komprehensif lain, 1.404

Jumlah penghasilan komprehensif periode berjalan, 67.648 , 44.264, 33.694
Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk , 67.648, 42.860, 33.694
Kepentingan nonpengendali, 67.648, 42.860, 33.694

Jumlah penghasilan komprehensif periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
– Pemilik entitas induk, 67.648 , 44.264, 33.694
Kepentingan nonpengendali, 67.648, 44.264, 33.694
Laba per saham
– Dasar dan dilusian
(dalam nilai penuh Dolar AS), 0,0068, 0,0043, 0,0034

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim (Dalam ribuan AS$)
31 Maret 2022 – 31 Desember 2021

31 Maret 2021
– Aset (Tidak Diaudit), (Diaudit)
(Tidak Diaudit)
Kas dan setara kas 518.022 508.327 386.167
Piutang usaha – Pihak-pihak berelasi 88.113 101.987 81.105
Persediaan 202.793 162.023 149.805
Pajak dibayar dimuka – Pajak penghasilan badan 2.342 – 34.268
– Pajak lainnya 67.015 58.148 49.853
Biaya dibayar dimuka dan uang muka 3.477 3.521 2.498
Aset keuangan lancar lainnya 2.523, 2.570, 3.257
Jumlah aset lancar , 884.285, 836.576, 706.953
Kas yang dibatasi penggunaannya, 73.044, 49.869, 51.792

Pajak dibayar dimuka
Pajak penghasilan badan, 8.742 , 7.808, 2.238
Pajak lainnya, 52.855, 55.120, 92.650
Piutang non-usaha, Pihak-pihak berelasi – – 8
Aset tetap 1.520.203 1.518.963 1.467.615
Aset keuangan tidak lancar lainnya 4.783, 4.492, 5.652
Jumlah aset tidak lancar, 1.659.627, 1.636.252 , 1.619.955
Jumlah aset 2.543.912, 2.472.828, 2.326.908

Liabilitas dan Ekuitas
Utang usaha – Pihak-pihak berelasi 195 135 221
– Pihak ketiga 122.536, 122.109, 103.770
– Akrual 27.026, 19.842, 26.087
– Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 14.067, 21.638, 12.897
Utang pajak:
– Pajak penghasilan badan, 167
– Pajak lainnya 3.822 1.973 3.459
– Liabilitas sewa 1.413 1.441 –
– Liabilitas atas pembayaran berbasis saham 39 26 195
Liabilitas keuangan jangka pendek lainnya: 1.447, 1.266, 2.586
Jumlah liabilitas jangka pendek 170.545, 168.430, 149.382
Liabilitas imbalan pascakerja jangka panjang 26.738 26.329 26.429
Liabilitas pajak tangguhan 44.284, 42.810, 48.199
Liabilitas sewa 3.041 3.310 –
Provisi atas penghentian pengoperasian aset, 77.195, 77.488, 48.816
Jumlah liabilitas jangka panjang 151.258, 149.937, 123.444
Jumlah liabilitas 321.803, 318.367, 272.826
Ekuitas 2.222.109 , 2.154.461, 2.054.082
Jumlah liabilitas dan ekuitas 2.543.912, 2.472.828, 2.326.908

Laporan Arus Kas Konsolidasian Interim (Dalam ribuan AS$)

1T22 4T21 1T21
Arus kas dari aktivitas operasi
Penerimaan kas dari pelanggan 248.959 274.391 185.489
Pembayaran kas ke pemasok (106.656) (87.631) (81.783)
Pembayaran pajak penghasilan badan (20.000) (33.545) (12.352)
Pembayaran pajak lainnya (10.962) (820) –
Penerimaan restitusi pajak 7.580 (23.228) 15.664
Pembayaran ke karyawan (31.958) 3.568 (37.469)
Penempatan jaminan keuangan (23.174) (6.766) (21.180)
Penarikan jaminan keuangan – 8.689 –
Penerimaan pendapatan keuangan 735 915 548

Pembayaran royalti dan retribusi (11.632), (16.165), (9.806)
Arus kas bersih dihasilkan dari aktivitas operasi 52.892, 119.408, 39.111

Arus kas dari aktivitas investasi
Pembayaran untuk pembelian aset tetap (42.260) (79.488) (38.474)
Penerimaan hasil penjualan aset tetap, (816).

Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi, (42.260), (80.304,(38.474)

Arus kas dari aktivitas pendanaan
Setoran modal dari kepentingan nonpengendali – – –

Pembayaran liabilitas sewa (297) (274) (2.678), Pembayaran beban keuangan (23), (75)

Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas pendanaan
(320), (349), (2.678)

Kenaikan/(penurunan) bersih kas dan setara kas 10.312, 38.755 , (2.041)
Kas dan setara kas pada awal periode 508.327 469.589 388.682

Dampak perubahan selisih kurs terhadap kas dan setara kas
(617), (17), (474)

Kas dan setara kas pada akhir periode
518.022
508.327
386.167

 Komentar

 Terbaru

POLITIK19 Mei 2026 19:07
Odhika Siap Wujudkan Aspirasi Warga Biringkanaya, Dari CCTV hingga Sumur Bor
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Odhika Cakra kembali menyapa konstituennya di Kecamatan Biringkanaya melalui reses keti...
POLITIK19 Mei 2026 17:40
Andi Suhada Prioritaskan Penanganan Sampah di Kecamatan Ujung Pandang
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile mengawali reses ketiga masa persidangan ketiga tahun sidang 2025/2026 d...
PENDIDIKAN19 Mei 2026 15:55
Unismuh Makassar dan IKPI Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Pendidikan Perpajakan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Universitas Muhammadiyah Makassar menjalin kerja sama kelembagaan dengan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) melalui...
MAKASSAR18 Mei 2026 22:53
Lapak PKL di Tallo Ditertibkan, Jalan Sunu Disiapkan Jadi Solusi
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kecamatan Tallo, Kota Makassar, kembali melaksanakan penertiban terhadap lapak pedagang kaki lima (PKL) yang ...