MAKASSAR, DATAKITA.CO – Dua jabatan yang baru saja lowong di lingkup Pemprov Sulsel telah memiliki Pelaksan Tugas (Plt), itu sesuai dengan apa yang sebelumnya disampaikan oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman yaitu untuk memaksimalkan berjalannya roda pemerintahan.

Diketahui, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman melakukan kunjungan silaturahmi di Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel bersama Pimpinan OPD Pemprov Sulsel dan Pejabat eselon III, Kamis (6/7/2023).
Andi Sudirman Sulaiman mengatakan dalam kunjungan itu, selain bersilaturahmi juga dilakukan penyerahan SK Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Sulsel kepada Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Sulsel, Reza Faisal Saleh.
Baca Juga :
Ia membeberkan, dipilihnya Sekretaris Bapenda Sulsel sebagai Plt itu dengan pertimbangan sekaitan dengan siapa yang lebih memahami mekanisme dan warna dari Organisasi Perangkat Daerah tersebut.
“Kita berkunjung untuk memantau bagaimana tetap bekerja dan menyerahkan SK Plt yakni sekretarisnya supaya sistem tetap berjalan,” jelasnya, Kamis (6/7/2023).
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Sulsel, Sukarniaty Kondolele mengatakan untuk Plt Asisten 1 Pemprov Sulsel itu dipercayakan kepada Andi Bakti Haruni, yang saat ini merupakan pejabat defenitif Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Dinas Perkimtan) Sulsel.
Ani — sapaan akrabnya, mengatakan bahwa dipilihnya Andi Bakti Haruni sebagai Plt Asisten 1 Pemprov Sulsel itu dengan pertimbangan kapastias sumber daya yang ada.
“Kalau Asisten 1, Pak Andi Bakti salah satu senior, dan fungsinya koordinasi tinggi perangkat daerah terkait pemerintahannya, jadi dia ditunjuk untuk itu (Plt),” kata Ani.
Ketika ditanya sekaitan dengan pembukaan seleksi untuk jabatan yang baru saja lowong ini, Mantan Kepala Disdukcapil itu menjelaskan akan dilakukan setelah penetapa pejabat defentif 8 OPD lowong yang telah dilakukan seleksi pada beberapa waktu lalu.
“Saya kira akan ada buka shelter lagi, secepatnya. Karena tidak mungkin kita buka shelter kalau belum pelantikan 8 ini. KASN juga tidak akan memberikan rekomendasi kalau 8 ini belum dilantik,” tambahnya.








Komentar