MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) reses masa sidang I tahun 2021/2022, di Jalan Tupai, Kelurahan Parang, Kecamatan Mamajang, Senin (6/12/2021).

Dalam agenda ini, sejumlah warga menyampaikan aspirasinya ke wanita yang akrab disapa Cicu ini. Salah satu yang banyak dikeluhkan adalah soal minimnya pelatihan keterampilan.

Baca Juga :
Hal itu disampaikan oleh salah satu warga Kelurahan Parang, yakni Nurhayanti. Ia meminta agar pelatihan itu bisa dihadirkan.
Dengan begitu, ungkapnya, ia dan para ibu-ibu lain bisa punya keterampilan yang dimanfaatkan untuk menghasilkan pendapatan. Tidak lagi bergantung pada suami.
“Di tengah pandemi Covid-19 ini, semua serba susah. Saya meminta sesuatu kepada ibu, kami harus punya keterampilan. Kegiatan apa saja yang penting bisa menghasilkan,” ujar Nurhayanti.

Menanggapi tersebut, Cicu menjelaskan jika pelatihan keterampilan sudah disiapkan oleh SKPD di bawah naungan Pemkot Makassar. Salah satunya adalah Dinas Perdagangan (Disdag).
“Memang ini pandemi paling setengah mati. Sebenarnya pelatihan seperti itu sudah ada di Dinas Perdagangan dan biasa di UMKM, cuma ibu mungkin tidak terdaftar jadi tidak ikut,” ujarnya.
Walau demikian, Ketua Komisi B DPRD Sulsel ini memastikan aspirasi itu akan disampaikan ke pihak terkait. Meskipun itu bukan kewenangan dari DPRD Sulsel.

“Nanti saya coba fasilitasi supaya ibu tahun depan bisa ikut,” tambah Ketua Nasdem Kota Makassar ini.
Begitu juga dengan keluhan lain. Cicu menegaskan apa yang menjadi aspirasi warga bakal dikawal hingga terealisasi. “Tentu kita akan sampaikan, kita juga akan teruskan nanti di pemerintah kota Makassar,” tutupnya. (*)








Komentar