Logo Datakita.co

Ray Suryadi Arsyad Minta Pemkot Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Makassar

Aditya
Aditya

Minggu, 26 September 2021 18:46

Anggota DPRD Makassar, Ray Suryadi Arsyad sosialisasikan Perda Penyelenggaraan Pendidikan, di Hotel Condotel, Minggu (26/9/2021).
Anggota DPRD Makassar, Ray Suryadi Arsyad sosialisasikan Perda Penyelenggaraan Pendidikan, di Hotel Condotel, Minggu (26/9/2021).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Ray Suryadi Arsyad menggelar sosialisasi peraturan daerah (perda) nomor 1 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan di Hotel Karebosi Premier, Minggu (26/9/2021).

Pada kesempatan itu, Ray—sapaan akrabnya menyampaikan sosialisasi perda ini merupakan kewajiban legislator. Di mana, awal pembuatan dari usulan atau inisiatif baik legislatif maupun eksekutif.

“Pembuatan perda ini panjang mekanismenya. Sosialisasi ini menjadi bagian tugas kita setelah regulasi disahkan,” ujar Ray.

Ray meminta pemerintah kota agar meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Makassar. Di mana memberikan pelayanan dan manfaat sebaik-baiknya terkait pendidikan ke masyarakat.

Dalam Perda diatur hak dan kewajiban, warga dalam penyelenggaraan pendidikan berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu.

“Jadi, kalau ada dalam proses belajar mengajar terus tidak mendapatkan pendidikan yang dianggap bermutu artinya melanggar perda,” ungkapnya.

Menurutnya, pemberian pendidikan yang berkualitas artinya bentuk upaya melahirkan generasi yang baik. Apalagi, zaman yang terus berkembang sehingga dibutuhkan sumber daya manusia yang mampu mengikuti hal tersebut.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Burhanuddin menilai peraturan daerah (Perda) kota Makassar nomor 1 tahun 2019 tentang penyelenggaraan pendidikan, sudah tepat sasaran dalam mewujudkan hak dan kewajiban setiap anak bangsa.

Di dalam Perda tersebut, menurut Haji Bur—sapaan akrabnya, jika dilaksanakan dengan baik oleh pemerintah kota, maka tidak ada lagi anak yang tidak sekolah. Selain itu, mutu pendidikan juga jauh lebih baik.

“Jadi secara umum di dalam Perda ini diatur mengenai tanggungjawab kita mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan dan masyarakat dalam penyelenggataan pendidikan,” ujarnya.

Selain itu, kata Burhanuddin, Perda ini juga menjadi motivasi sekaligus dorongan untuk semua stakeholder dan elemen masyarakat guna memastikan bahwa tidak ada lagi anak putus sekolah dan tak mengeyam pendidikan hingga menengah atas.

Kemudian, bagaimana menunjukkan sikap demokratis, peserta didik dalam kemajemukan agama, budaya, dan bangsa. Meningkatkan kompetensi dengan belajar secara mandiri dan berkesinambungan.

“Perda ini menekankan pendidikan karakter. Tidak hanya sebatas kewajiban pemerintah daerah dan orang tua menyekolahkan anak tetapi membangun karakter peserta didik, jadi perlu juga pendidikan mandiri dalam keluarga,” terangnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

POLITIK16 Oktober 2021 21:56
Besok, Menhan Prabowo Subianto Kunjungi Tana Toraja
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dijadwalkan berkunjung ke Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (17/10/2021) besok....
POLITIK16 Oktober 2021 21:23
Bahas RTRW, Hasanuddin Leo Minta Pemkot Tegas ke Pelanggar Perda
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Hasanuddin Leo menggelar sosialisasi peraturan daerah (perda) nomor 4 tahun 2015 tentang Ren...
MAKASSAR16 Oktober 2021 19:41
Komisi C DPRD Makassar Gelar RDP dan Tinjau Royal Apartement
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Menyikapi aspirasi Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (AMPR) pekan lalu, Komisi C DPRD Makassar menggelar rapat dengar pend...
POLITIK16 Oktober 2021 14:47
Pendidikan Hal Penting, Fatma Wahyuddin: Pemerintah Wajib Hadir
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Fatma Wahyuddin kembali melakukan tatap muka dengan konstituen. Agendanya, sosialisasi perat...