Logo Datakita.co

Ratusan ASN Pemprov Sulsel Disuntik Vaksin Covid-19

Fadli
Fadli

Selasa, 02 Maret 2021 22:50

Ratusan ASN Pemprov Sulsel Disuntik Vaksin Covid-19

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Ratusan ASN di lingkup Pemprov Sulsel sebagai pelayan publik menjalani vaksinasi Covid-19 hari pertama, Selasa (2/3/2021).

Salah seorang pejabat yang ikut divaksin, Asisten III Tautoto Tanaranggina, mengatakan, kegiatan ini adalah hal yang positif sebagai bagian dari upaya pemutusan mata rantai dan melindungi diri dari Covid-19.

“Saya kira vaksin itu adalah hal yang positif, dan terima kasih pada pemerintah karena telah melindungi melalui vaksin ini, melindungi dari pandemi Covid-19,” kata Tautoto.

Dia menjadi satu dari 257 ASN yang terdaftar untuk divaksin di hari pertama. Adapun vaksinasi akan dilakukan hingga 10 Maret mendatang, dengan total terdaftar 1.484 ASN.

Tautoto mengatakan, pemberian vaksin di ruang lingkup ASN penting dilakukan. “Sebagai pelayan masyarakat dan bersentuhan dengan tamu-tamu, sehingga kita perlu diproteksi,” sebutnya.

Selanjutnya, dia menyampaikan pengalamannya divaksin, sama seperti penyuntikan lain. Tidak ada gejala yang berlebihan dirasakan. Sensasinya hanya seperti digigit semut saat disuntik.

“Yang saya rasakan divaksin ini tidak ada. Seperti disuntik biasa. Dan wajar, sakitnya seperti digigit semut dan ini tidak lama. Beberapa detik saja,” jelasnya.

Sebelum divaksin, ia telah memimpin dua rapat, kemudian setelah divaksin juga memimpin dua rapat dengan kondisi tubuh masih fit.

“Saya imbau kepada masyarakat tidak usah mengkhawatirkan ini. Karena ini bagian dari upaya kita memproteksi diri bagaimana bisa sehat dan terhindar dari wabah,” imbuhnya.

Sedangkan, Koordinator Tata Usaha Klinik Balai Pelayanan Kesehatan Pemprov Sulsel, dr. Muhammad Taqwim, mengatakan, vaksinasi kedua dilakukan tepat 14 hari atau dua minggu setelah pemberian vaksin pertama.

Para penerima vaksin terlebih dahulu harus melalui beberapa tahap, misalnya pengecekan kependudukan dan administrasi.

Selanjutnya masuk dalam tahap screening. Tahap ini menilai kelayakan kondisi kesehatan. Bagi penyintas Covid-19, maka akan ditunda statusnya, minimal tiga bulan setelah dinyatakan sembuh. Sedangkan bagi penderita hipertensi diperbolehkan asal memenuhi syarat dari Kemenkes.

Diketahui, syarat yang harus dipenuhi berdasarkan tertuang dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/I/368/2021 yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes.

Orang dengan hipertensi masih bisa menjadi penerima vaksin, asalkan tekanan darahnya masih di bawah 180/110 MmHg. Pasalnya, dulu orang dengan tekanan darah di atas 140/90 tidak boleh menerima vaksin Covid sama sekali.

“Dikonsul dulu untuk pemeriksaan lanjutan. Dulu 140 tidak boleh sama sekali. Kalau sekarang boleh selama itu terkontrol. Kalau ada memang rekomendasi dari dokter yang rawat jauh lebih baik,” jelasnya.

Kemudian dilakukan vaksin dan observasi selama 30 menit. Observasi dilakukan untuk mengantisipasi jika terjadi kejadian luar biasa. Walaupun menurutnya, persentasenya kecil dan jarang terjadi.

 Komentar

 Terbaru

Andi Hadi Ibrahim Ingatkan Bahaya Lingkungan Hidup
Legislatif14 April 2021 21:41
Andi Hadi Ibrahim Ingatkan Bahaya Lingkungan Hidup
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim menggelar sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 9 tahun 2016 tentang ...
Awal Ramadhan, Harga Sembako di Pasar Sukamaju dan Bonebone Stabil
DAERAH14 April 2021 18:36
Awal Ramadhan, Harga Sembako di Pasar Sukamaju dan Bonebone Stabil
LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Sekretaris Daerah Luwu Utara, Armiadi, menggelar inspeksi mendadak (sidak) di dua pasar besar, yaitu Pasar Sukamaju da...
Sulsel Ekspor Komoditi Ikan Senilai Rp 97 Miliar
EKOBIS14 April 2021 17:43
Sulsel Ekspor Komoditi Ikan Senilai Rp 97 Miliar
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, melaunching program Indonesia Satu Ekspor,...
Sebut Penanganan Covid-19 di Sulsel Sudah Terkendali, Sekprov: Jangan Lengah
MAKASSAR14 April 2021 14:16
Sebut Penanganan Covid-19 di Sulsel Sudah Terkendali, Sekprov: Jangan Lengah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sekprov Sulsel), Abdul Hayat Gani, menerima kunjungan kerja Tim Kemenpolhulkam ...