Rabu, Pemkot Makassar Akan Lelang Ratusan Kendaraan Dinas

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan melelang sekira 109 unit kendaraan dinas (randis). Rencananya, lelang dilakukan pekan depan, Rabu (22/12/2021).

Kendaraan yang akan dilelang bermacam-macam, mulai dari roda dua, roda tiga, dan roda empat. Di antaranya ada roda dua keluaran tahun 2003, roda empat keluargan tahun 2001 seperti Mistubishi Kuda, Daihatsu Terios, dan Mitsubishi Galant.

Menurut Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar, Dakhlan, bahwa lelang randis akan dilakukan secara online atau daring melalui akun yang telah disiapkan.

Lelang hanya berlangsung selama satu jam berdasarkan waktu server. Bisa mulai pukul 09.00-10.00 wita atau pukul 08.00-09.00 wita.

“Proses lelangnya hanya dibuka selama satu jam. Itu dilakukan secara online melalui akun yang telah disiapkan. Nantinya peserta lelang bisa membuat penawaran melalui kolom chat yang disiapkan,” kata Dakhlan.

Sebelum proses lelang, calon peserta lelang diwajibkan menyetor uang jaminan sesuai ketentuan yang telah ada, paling lambat satu hari sebelum proses lelang dimulai.

Selain itu, calon peserta lelang juga diperbolehkan untuk melihat randis yang bakal dilelang pada 15-16 Desember mulai pukul 10.00 wita hingga pukul 14.00 wita.

“Jadi sebelum proses lelang, calon peserta diperkenankan untuk melihat-lihat unit kendaraan yang bakal dilelang,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar, Muh. Ansar menjelaskan, randis yang dilelang terdiri atas randis roda dua, roda tiga, dan roda empat. Proses lelangnya akan dibagi ke dalam tiga paket.

“Paket pertama, randis dilelang per unit. Paket kedua, kendaraan roda empat dijual satu paket dalam kondisi besi tua. Dan paket ketiga, kendaraan roda dua dan roda tiga dijual satu paket dalam kondisi besi tua,” jelasnya.

Kata Ansar, proses lelang dilaksanakan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Makassar.

“Proses lelang ini kita kerja samakan dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Makassar,” imbuh Ansar.

 

Berita Terkait
Baca Juga