Logo Datakita.co

PSEL Makassar Ditargetkan Mampu Produksi Listrik 24 Megawatt

Fadli
Fadli

Jumat, 01 Maret 2024 17:37

Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto
Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dibangun di Kota Makassar, dijadwalkan groundbreaking atau peletakan batu pertama pada pertengahan tahun 2024.

PSEL ini merupakan proyek strategis nasional (PSN). Di mana dalam pengolahannya, nantinya sampah akan dibakar untuk menghasilkan panas.

Panas tersebut akan dikonversi menjadi energi listrik selayaknya cara kerja pembangkit listrik. Ditargetkan, proyek PSEL ini dapat menghasilkan produksi listrik mencapai 24 Megawatt.

Sekretaris Tim Penilai PSEL Pemkot Makassar, Iksan Latif mengaku telah mengajukan permohonan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) untuk kenaikan tenaga listrik untuk PSEL di Kota Makassar.

Pengajuan permohonan tersebut dilakukan karena pihak dari investor meminta agar jumlah produksi energi listrik dinaikkan menjadi 24 Megawatt.

Padahal, sebelumnya jumlah produksi energi listrik yang diusulkan ke ESDM hanya dapat diproduksi 10 megawatt.

“Kemudian ke ESDM untuk kemudian menyampaikan bahwa tender sudah selesai, kita memohon bantuan kepada esdm untuk menaikkan rencana umum tenaga listrik di Kota Makassar yang saat ini hanya 10 megawatt, karena investor itu meminta 24 megawatt,” ucap Iksan.

Dengan jumlah energi listrik yang dihasilkan sebesar 24 megawat itu, kata Iksan, dapat memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga untuk per satu kecamatan, di Kota Makassar.

Sehingga, Iksan menjelaskan setelah kelengkapan dokumen proyek PSEL selesai, maka pihaknya akan langsung bertolak ke Jakarta untuk memohon bantuan langsung pengolahan sampah (BLPS).

“Setelah kelengkapan dokumen selesai, kita berangkat ke Jakarta untuk bermohon. BLPS, jadi kita akan dapatkan subsidi,” tutup Iksan.

Terpisah, sebelumnya Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, keberadaan proyek PSEL di Makassar, merupakan salah satu upaya pemerintah kota dalam mengurangi emisi karbon di kota Makassar.

Ia menargetkan, 9 tahun ke depan TPA Antang akan direvitalisasi menjadi taman kota. Sehingga, tidak ada lagi emisi karbon yang dihasilkan di area tersebut.

“Tentang pengolahan sampah sudah ada pemenang, PSEL yang ada akan kita olah dengan sistem yang ada. Disamping itu pula, sampah rumah tangga akan kita olah dengan sampah yang ada di TPA, sehingga 9 tahun yang akan datang, TPA bisa menjadi taman,” kata Danny.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR12 Mei 2026 23:40
Gandeng Sekolah, Melinda Aksa Dorong Siswa Jadi Agen Edukasi Lingkungan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar melalui Pokja III terus memperkuat edukasi lingkungan kepada generasi muda melalui ...
MAKASSAR12 Mei 2026 23:09
Makassar Menuju Kota Inklusif, Appi Siapkan Perwali Aksesibilitas untuk Semua
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kota Makassar, untuk terus membangun kota yang ink...
MAKASSAR12 Mei 2026 22:23
Gubernur Sulsel Update Perkembangan MYP Infrastruktur Jalan, Ada Sudah Capai 78,94 Persen
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memaparkan perkembangan terbaru progres pembangunan infrastruktur jal...
PENDIDIKAN12 Mei 2026 12:35
Pengukuhan Empat Guru Besar, Rektor: Unhas Siap Perluas Kontribusi Hingga Tingkat Global
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Universitas Hasanuddin menyelenggarakan Rapat Paripurna Senat Akademik terbatas dalam rangka upacara Pengukuhan dan Pene...