ENREKANG, DATAKITA.CO – Sebuah asrama putri dan beberapa rumah pendamping santri di Pondok Pesantren Umar bin Abdul Azis Wahdah Islamiyah yang berada di wilayah Lingkungan Rumbo, Kelurahan Tomenawa, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, terbakar.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi Sabtu (1/5/2021), pukul 15.30 Wita itu. Saat kebakaran terjadi, asrama putri sedang kosong.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan mengatakan, kebakaran menghanguskan tiga unit bangunan semipermanen yang terbuat dari bahan kayu.
Baca Juga :
“Kebakaran menghanguskan tiga unit bangunan semipermanen,” kata Kombes E Zulpan, Sabtu (1/5/2021).
Menurut Zulpan, asrama putri saat itu sementara kosong atau tidak ada aktivitas sejak masa pandemi Covid-19.
Saat kejadian, warga setempat berusaha membantu memadamkan api. Namun kebakaran yang telanjur membesar membuat warga dan petugas pemadam kebakaran yang terjun ke lokasi tak dapat berbuat banyak.
“Total kerugian ditaksir sekitar Rp 200 juta, ” sebut Zulpan.
Disinggung soal penyebab kebakaran, Zulpan menyebut percikan api diduga berasal dari hubungan pendek arus listrik alias korsleting di asrama putri.
“Penyebab kebakaran diperkirakan akibat adanya hubungan pendek arus listrik dikarenakan pada saat kejadian sumber api berawal dari asrama putri yang pada saat itu sementara kosong,” jelasnya.








Komentar