Polibos Gelar Praktikum Tatap Muka dengan Prokes Ketat

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Politeknik Bosowa (Polibos) merupakan perguruan tinggi bidang vokasi yang menerapkan perkuliahan 70 persen praktik dan 30 persen teori.

Saat ini, proses perkuliahan dilaksanakan secara offline khususnya kegiatan praktik dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat, seperti mahasiswa harus sudah mengikuti vaksin, menjaga jarak dan menggunakan masker.

Praktikum Elektro Pneumatik merupakan salah satu kegiatan praktikum yang dilakukan secara tatap muka oleh mahasiswa Program Studi Teknik Mekatronika.

Elektro Pneumatik merupakan bidang ilmu dari proses mekanik yang menggunakan udara bertekanan untuk mencekam, menggeser, mengatur arah dan posisi suatu sistem mekanik atau komponen mesin industri.

Salah seorang mahasiswa Polibos, Andi Saif Ahmad yang menjadi peserta praktikum menutukan, praktikum elektro pneumatik yang diikutinya merupakan praktikum yang berkaitan dengan aliran dan mekanika menggunakan udara bertekanan, melalui suatu sistem saluran dengan menggunakan perangkat perangkat seperti kompressor sebagai sumber udara bertekan, tubing, valve, silinder dan perangkat lainya.

”Prinsip kerja dari Elektro Pneumatik menggunakan hukum-hukum aeromekanika, dengan menentukan kondisi keseimbangan gas dan uap (khusus udra atmosfir) yang dipengaruhi gaya luar dari bidang ilmu aerostatika dan teori aliran dari bidang ilmu aerodinamika. Elektro Pneumatik dalam implementasinya memanfaatkan teknik udara bertekanan yang memindahkan suatu gaya atau gerakan,” tuturnya, Selasa (19/10/21).

Ia menambahkan, teknologi pneumatik banyak dipergunakan di industri otomotive, kimia, petrokimia, farmasi, percetakan, makanan, water process, dan kemasan.

Fungsi Elektro Pneumatik di industri tersebut secara umum menjalankan operasi pencekaman, penggeseran, pengaturan posisi dan arah serta percabangan aliran benda.

Terpisah, Wakil Direkur I Yoan Elviralita S.T.,M.T yang sekaligus dosen pengampu mata kuliah Elektro Pneumatik menuturkan proses penyampaian sebuah materi akan lebih baik jika menggunakan sebuah media pembelajaran sebagai perantara yang dikaitkan langsung dengan kondisi riil di dunia kerja.

Terutama yang berhubungan dengan bidang teknik, hal ini diwujudkan dalam proyek awal dan tugas akhir mahasiswa yang beberapa menerapkan teknologi pneumatik.

“Penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar atau praktikum dapat menumbuhkan keinginan dan minat yang baru bagi mahasiswa,” jelasnya.

Juga, kata dia, membangkitkan motivasi belajar, dan mengaktifkan respons dari mahasiswa, terutama dengan mengelola latihan yang sesuai dengan materi ajar.

“Selain itu, media ajar atau media praktikum dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap kondisi aktual pemanfaatan atau aplikasi sistem yang dipelajari,” tambahnya.

Berita Terkait
Baca Juga