Pesilat Sulsel Sumbang Satu Medali Perunggu di PON Papua, IPSI Beri Apresiasi

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Sulawesi Selatan menurunkan lima atlet untuk cabang pencak silat di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021. Meski hanya membawa satu medali perunggu, namun mereka tetap membanggakan karena telah menunjukkan performa terbaiknya.

Satu-satunya atlet yang menyumbangkan medali untuk Sulsel adalah Ria Hasyriani Hasyim. Dia memperoleh medali perunggu.

Ria yang juga mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Makassar itu turun di kelas D puteri 60-65 kilogram berhasil menjadi yang terbaik ketiga di kelas ini.

Sementara pesilat Sulsel lainnya yang memberi harapan di PON adalah Hamry, harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari di Jayapura, saat melawan pesilat tuan rumah saat berlaga di GOR Toware Papua.

Ketua Umum Pengurus Provinsi Ikatan Pencat Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Sulsel, Prof Hasnawai Haris mengapresiasi perjuangan pesilat Sulsel di ajang PON Papua.

Menurut dia, meski hanya pulang dengan satu medali perunggu, pesilat-pesilat Sulsel tetap membanggakan.

“Salut dan apresiasi setinggi-tingginya terhadap atlet dan pelatih yang telah berjuang dengan maksimal di PON Papua. Medali perunggu yang dipersembahkan Ria sudah menjadi kesyukuran,” katanya.

Hasnawi menambahkan selain membanggakan, medali perunggu di PON Papua juga menjadi tanda kebangkitan pencak silat Sulsel. Apalagi pada PON di Bandung Jawa Barat lima tahun lalu, Sulsel pulang tanpa satu medali pun.

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Negeri Makassar itu mengaku akan tetap melakukan evaluasi setelah penyelenggaraan PON usai. Ke depan, kata dia banyak event olahraga nasional yang akan diikuti pesilat-pesilat Sulsel.

Berita Terkait
Baca Juga