Logo Datakita.co



Pengelolaan Lingkungan Hidup, M Yahya Minta Perketat Izin Proyek Pembangunan

Aditya
Aditya

Sabtu, 02 Oktober 2021 18:06

Legislator NasDem Makassar, M Yahya sosialisasikan Perda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, di Hotel Harper, Sabtu (2/10/2021).
Legislator NasDem Makassar, M Yahya sosialisasikan Perda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, di Hotel Harper, Sabtu (2/10/2021).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Indonesia memiliki kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah. Pemerintah membentuk regulasi untuk melindungi. Tak hanya itu, perizinan untuk pembangunan diperketat untuk meminimalisir pencemaran lingkungan.

Hal itu disampaikan M Yahya saat menggelar sosialisasi peraturan daerah (perda) nomor 9 tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, di Hotel Harper Makassar, Sabtu (2/10/2021).

“Pembangunan ini perlu diatur karena memiliki potensi pencemaran dan kerusakan lingkungan. Sehingga perlu perketat izin,” ujar M Yahya.

Akibat jika pembangunan tidak diatur, menurutnya hal itu mengakibatkan daya dukung, daya tampung dan produktivitas lingkungan hidup menurun. Akhirnya, menjadi beban sosial.

“Lingkungan hidup di Indonesia harus dilindungi dan dikelola dengan baik berdasarkan azas yang baik dan berkeadilan,” paparnya.

Politisi NasDem ini mengatakan, pengelolaan lingkungan hidup harus memberikan manfaat ekonomi, sosial dan budaya ke lingkungan sekitar. Namun, dia mengingatkan bahwa pengelolaan ini harus dilaksanakan dengan prinsip kehati-hatian.

“Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup menuntut dikembangkannya suatu sistem terpadu berupa kebijakan nasional perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup taat asas dan konsikuen mulai pusat hingga daerah,” jelasnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Saharuddin Ridwan mengatakan, sampah di Makassar mencapai 1300 ton perhari. Sehingga, perlu diatur sedemikian agar keberadaannya tidak mengganggu lingkungan hidup.

“Jenis sampah terbanyak itu berasal dari sisa makanan yang diproduksi dari rumah tangga,” jelas Saharuddin.

Dia menjelaskan, setiap orang menghasilkan sampah. Artinya, pertambahan jumlah pendudukan sama dengan bertambahnya sampah. Olehnya itu, pentingnya pengelolaan lingkungan dengan baik.

“Harus ada solusi untuk sampah. Makanya TPA itu perlu dikelola dan saat ini sedang dilakukan pemerintah kota dengan menghadirkan PLTSa,” ungkapnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

BERITA11 Agustus 2022 18:39
Lantik Putri Dakka Jadi Ketua NasDem Luwu Utara, Rusdi Masse: Perempuan Tangguh yang Punya Keihlasan
LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Putri Dakka resmi memimpin DPD Partai NasDem Kabupaten Luwu Utara (Lutra). Pengusaha cantik asal Luwu Raya itu dilanti...
OLAHRAGA11 Agustus 2022 15:58
PSM Makassar Masuk Final AFC Cup 2022, Gubernur: Masyarakat Sulsel Bangga
MAKASSAR, DATAKITA.CO – PSM Makassar memberikan kado indah kepada Indonesia khususnya Sulsel menjelang 77 Tahun Kemerdekaan RI. PSM berhasil mas...
DAERAH10 Agustus 2022 18:58
Bupati Bantaeng Perkenalkan Produk Lokal Cokelat Sehat “Chocotua”
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Bupati Kabupaten Bantaeng, Ilham Syah Azikin memperkenalkan produk premium Industri Kecil Menengah (IKM) Chocotua dihapa...
BERITA10 Agustus 2022 17:05
Mendagri Puji Walikota Makassar Atas Keberhasilan Kendalikan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi
PADANG, DATAKITA.CO – Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian menyebut nama Walikota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto berkali-kali saat ...