MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir mendorong peran pemuda saat ini bisa lebih kreatif dan menciptakan kreativitas yang bermanfaat bagi masyarakat dan negara.

“Dalam konteks islam pemuda adalah harapan,” kata Wahab Tahir saat menggelar sosialisasi Perda nomor 6 tahun 2019 tentang Kepemudaan, di Hotel Royal Bay, Jalan Sultan Hasanuddin Makassar, Sabtu (29/10/2022).

Baca Juga :
“Kalau saya mau bilang begini, kita boleh hari ini susah boleh hari ini kita miskin tapi jangan wariskan kemiskinan dan kesusahan kepada generasi muda, dan itu kuncinya ada pada di pendidikan,” tegasnya.
Politisi Partai Golkar ini menjelaskan bahwa masalah soal kepemudaan yang sering terjadi ditengah masyarakat karena minimnya keberanian dalam menuntaskan masalah.

“Yang saya kaget karena sampai hari ini tidak ada solusi bagi kita semua, yang ada hanya pemuda kita dipertontonkan ke publik dan media sosial soal masalah itu-itu saja, misalnya perang antar-kelompok dan sebagainya,” jelasnya.
Menurutnya, anak muda sekarang selalu mempertontonkan hal negatif. Sebab, negara tidak hadir untuk menjembatani bagaimana peran pemuda bisa lebih efektif dalam menumbuhkan pergerakan positif.

“Generasi muda yang kita harapkan bisa berargumentasi yang masuk akal, yang punya karakter baik ditengah masyarakat. Jadi kalau ada anak kita yang mau tampil maka doronglah agar menjadi modal awal menciptakan generasi emas,” pungkas Legislator tiga periode ini.
Sementara itu, Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kota Makassar, Panca Nur Wahidin menyampaikan pemuda dianggap sebagai lapisan terpenting dalam suatu negara yang berjumlah 30 persen merupakan pemuda.
“Jadi mainset dari dulu adalah bagaimana pemuda bisa bergerak lebih efektif di tengah masyarakat untuk mengembangkan potensinya dan membuat berbagai kreativitas yang positif,” ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh, Andi Muhammad Ashar. Ia mendorong para pemuda khususnya di kota Makassar agar keluar dari zona nyaman yang tidak berguna.
“Kita mendorong generasi muda agar keluar dari zona nyaman, dengan menciptakan kreativitas dan membuat hal-hal yang mempunyai dampak positif bagi masyarakat,” tuturnya. (*)








Komentar