Logo Datakita.co

Pemprov Sulsel Raih WTP 10 Kali Berturut-turut

Redaksi
Redaksi

Selasa, 07 Juli 2020 13:38

Pemprov Sulsel Raih WTP 10 Kali Berturut-turut

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemprov Sulsel Tahun Anggaran 2019. Prestasi ini telah diperoleh Pemprov Sulsel selama 10 tahun berturut-turut.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD Pemprov Sulsel tersebut diserahkan Kepala Perwakilan BPK Sulsel Wahyu Priono kepada Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah, di Kantor Perwakilan BPK Sulsel, Selasa, 7 Juli 2020. Turut hadir, Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari.

“Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Sulsel Tahun Anggaran 2019 telah masuk implementasi atas rencana aksi yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulsel. Maka, BPK memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian,” kata Wahyu Priono.

Sementara itu, Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, mengatakan, raihan ini menjadi bukti prestasi Sulsel yang dapat mempertahankan Opini WTP. “Alhamdulillah, hari ini Pemerintah Sulawesi Selatan, masih dapat mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualiaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan atas LKPD Tahun 2019 ini menjadi gambaran bahwa masih terdapat catatan-catatan yang menjadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi. Baik terkait perencanaan penganggaran, maupun dalam penatausahaan dan pertanggungjawaban, serta pengelolaan barang milik daerah.

Opini yang baru diterima, lanjutnya, menjadi tantangan ke depan agar bisa semakin disempurnakan. Sehingga, target WTP Clean and Clear bisa diwujudkan kembali. Kemudian menyusun action plan atas berbagai rekomendasi saran yang bersifat koreksi terkait temuan pemeriksaan LKPD Tahun Anggaran 2019. Hingga menuntaskan tindak lanjut temuan sebelumnya yang belum selesai.

“Saya sangat berharap ke depan Pemerintah Sulsel menjadi yang terdepan dalam penyelesaian tindak lanjut. Saya amanatkan khusus Inspektorat dan BKAD agar memaksimalkan tindak lanjut atas catatan BPK,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari, mengingatkan kepada Gubernur Sulsel, sesuai dengan ketentuan yang diatur pada pasal 320 Ayat 1 UUD Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah dan Pasal 194 Ayat 1 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah menyatakan bahwa Kepala Daerah menyampaikan rancangan peraturan daerah tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD kepada DPRD.

“Dengan dilampiri laporan keuangan yang telah periksa oleh BPK paling lambat enam bulan setelah tahun anggaran berakhir,” pungkasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

OLAHRAGA24 Juni 2024 12:08
Euro 2024: Jerman dan Swiss Lolos ke Babak 16 Besar
DATAKITA.CO – Timnas Jerman dan Swiss lolos ke babak 16 besar. Hal ini setelah pada laga terakhir Grup A Euro 2024 antara Jerman menghadapi Swis...
MAKASSAR23 Juni 2024 23:31
Jemaah Haji Kloter I Tiba di Makassar, 18 Orang Butuh Kursi Roda
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama telah tiba kembali di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Mi...
POLITIK23 Juni 2024 19:26
Wahab Tahir Bersama Ketua PKK Makassar Bahas Penyelenggaraan Pendidikan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir menggelar Sosialisasi Penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahu...
POLITIK23 Juni 2024 18:33
Jelang Pilgub, PPP Sulsel Beri Lampu Hijau untuk Dua Figur Ini
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulsel sudah mulai memberikan sinyal us...