Logo Datakita.co

Pemkot Makassar Tutup Kawasan Kuliner Lego-lego, Ini Penjelasan Danny

Fadli
Fadli

Senin, 16 Agustus 2021 16:20

Walikota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto
Walikota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menutup sementara kawasan kuliner dan wisata Lego-lego milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kawasan kuliner itu dinilai melanggar aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4.

“(Kawasan Lego-lego) Ditutup karena tidak sesuai dengan apa yang telah diatur oleh surat edaran PPKM level 4 di Kota Makassar, itu di Lego-lego,” kata Walikota Makassar, Moh Ramadhan ‘Danny’ Pomanto, Senin (16/8/2021).

Danny beralasan, kawasan Lego-lego milik Pemerintah Provinsi ini melanggar aturan PPKM Level 4 Makassar harusnya ditutup. Namun Dia heran, kawasan itu dibuka dan menimbulkan kerumunan besar.

“Ia ditutup, jadi tegakkan memang, sesuai tidak beroperasi memang, tidak bisa beroperasi memang, jadi penegakan hukum saya, tapi belum dicabut izinnya. Apalagi di situ ada pusat rekreasi, pusat rekreasi juga kan ditutup, itu (PPKM) level 4,” jelasnya.

Danny menyebutkan bahwa langkah tegas diambil setelah adanya laporan masyarakat terkait kawasan Lego-lego dibuka. Namun Danny meminta Satpol PP untuk bertindak tegas dan persuasif.

“Berdasarkan laporan masyarakat, maka dengan itu, ada beberapa yang diperoleh oleh Pemerintah Kota berdasarkan laporan masyarakat termasuk Lego-lego (ditutup),” terangnya.

“Kita tidak boleh lengah termasuk penegakan protokol 5 M, maka saya memerintahkan kepada tim, untuk bertindak lebih tegas, persuasif kepada semua tempat tempat usaha dan semua tempat acara, terutama yang punya potensi kerumunan,” tambahnya.

Penutupan Lego-lego juga dibenarkan oleh Master COVID-19 Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Fahyuddin.

“Kami lakukan penutupan Lego-lego, sudah sering juga diingatkan, jadi berdasarkan himbauan bapak Walikota terkait aturan PPKM level 4 di Makassar,” jelasnya.

Fahyuddin menjelaskan, Kawasan Lego-lego yang merupakan tempat rekreasi dan kuliner ini melanggar protokol kesehatan COVID-19. Kerumunan dianggap menjadi sumber penyebaran virus saat ini.

“Saya liat orang berkerumun di situ, makan di tempat juga, harusnya kan tidak boleh dan di situ skala besar bukan kecil, kita sudah peringati juga namun tidak mengindahkan,” katanya.

 Komentar

 Terbaru

BERITA19 April 2026 16:31
Hadapi Ancaman El Nino, PUPR Sulbar Andalkan Galian Sedimen untuk Jaga Debit Irigasi
MAMUJU, DATAKITA.CO – Ancaman kemarau panjang yang dipicu fenomena iklim global mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provins...
MAKASSAR19 April 2026 15:58
Embarkasi Makassar Berangkatkan 43 Kloter, Kloter I Terbang ke Madinah 22 April
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah menetapkan jadwal lengkap penyelenggaraan haji 2026. Jemaah calon haji (JCH)...
MAKASSAR19 April 2026 08:10
Mensos Kumpulkan Kepala Daerah se-Sulsel, Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan silaturahmi Kementerian Sosial RI, bersama pemerintah Provinsi...
OLAHRAGA18 April 2026 23:35
Dikalahkan Borneo FC, PSM Tetap di Peringkat 13 Klasemen Super League
PAREPARE, DATAKITA.CO – PSM Makassar harus tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara Super League 2025/2026, setelah dikalahkan Borneo FC. ...