Pemkab Luwu Utara dan Brimob Dirikan Posko Darurat untuk Korban Banjir

LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara bersama personel Brimob Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sulsel bergerak cepat menangani dampak banjir yang merendam Desa Beringin Jaya, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Jumat (22/5/2026).

Sinergi lintas sektor ini diwujudkan melalui pendirian Posko Tanggap Darurat Bencana Alam guna memastikan kebutuhan warga terdampak tetap terpenuhi.

Langkah cepat tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, yang meminta seluruh jajaran terkait segera turun ke lapangan membantu masyarakat terdampak banjir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara, Gunawan, memimpin langsung penanganan di lokasi bersama personel Brimob. Posko darurat dijadwalkan beroperasi selama 10 hari, mulai 21 hingga 31 Mei 2026.

“Sesuai instruksi Bupati, fokus utama kami adalah keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Bersama Brimob, kami mendirikan tenda pengungsian, dapur umum, serta menyalurkan air bersih,” ujar Gunawan.

Banjir yang melanda Desa Beringin Jaya berdampak pada beberapa dusun, yakni Dusun Seruni tercatat sebanyak 40 KK atau 160 jiwa, Dusun Melati 20 KK atau 40 jiwa, Dusun Anggrek 10 KK atau 40 jiwa, dan Dusun Mawar sebanyak 50 KK.

Pemerintah Kabupaten Luwu Utara juga terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi.

Selama masa tanggap darurat berlangsung, kebutuhan para pengungsi dipastikan akan terus dipantau dan dikawal secara intensif oleh pemerintah daerah bersama aparat terkait.

Berita Terkait
Baca Juga