Logo Datakita.co

Pembangunan Jalan dan Drainase Jadi Keluhan Warga Malimongan Baru ke Cicu

Aditya
Aditya

Minggu, 06 Februari 2022 16:31

Anggota DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi melaksanakan Reses Masa Persidangan 2, di Jl Kalumpang, Kelurahan Malimongan Baru, Minggu (6/2/2022).
Anggota DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi melaksanakan Reses Masa Persidangan 2, di Jl Kalumpang, Kelurahan Malimongan Baru, Minggu (6/2/2022).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Nasdem, Andi Rachmatika Dewi kembali melanjutkan kegiatan reses masa persidangan 2, di Jalan Kalumpang, Kelurahan Malimongan Baru, Kecamatan Bontoala, Makassar, Minggu (6/2/2022).

Pada kesempatan itu, warga Malimongan Baru lebih mendominasi menyampaikan aspirasinya terkait pembangunan jalan lingkungan di lorong dan pembangunan drainase.

Seperti di Jalan Cumi-cumi, warga menyampaikan berdasarkan hasil musrembang tahun ini, belum ada solusi terkait pembangunan drainase yang setiap penghujan datang selalu banjir dan masuk ke rumah warga.

Begitu juga dengan pembangunan jalan lingkungan yang berada di antara Masjid Raya dan Jalan Cumi-cumi tidak pernah dipublis oleh pemerintah, bahkan sudah lima kali pergantian Camat tidak pernah dikerjakan.

Menanggapi itu, Legislator Sulsel dua periode yang akrab disapa Cicu, mengatakan bahwa masalah banjir memang sudah menjadi masalah musiman setiap hujan tiba.

“Saya konsultasi dengan Pak Lurah malimongan baru, memang sering terjadi banjir disini. Terkait dengan pengerukan akan saya koordinasikan segera mungkin untuk pengerjaannya, insya Allah kami bisa bantu follow up,” ujar Cicu.

Untuk pengerjaan jalan lingkungan di lorong yang harus dipertinggi, kata Cicu, membutuhkan waktu yang lama soal penganggaran dan pengerjaannya. Apalagi, jika baru diusulkan tahun ini, pasti akan dimulai pada tahun anggaran 2023.

“Insya Allah kami akan bantu mengkoordinasikan dengan pemerintah kota Makassar karena kewenangan pembangunannya juga ada di kota,” terang Ketua Komisi B DPRD Sulsel ini.

Cicu menambahkan, untuk anggaran pembangunan atau infrastruktur pada tahun 2020/2021 lebih diprioritaskan ke kesehatan. Makanya, ia meminta masyarakat agar bersabar.

“Karena kewenangan kami di provinsi itu terbatas, kita pasti akan bantu untuk menyampaikan aspirasi ta semua ke pemerintah kota Makassar. Jadi sebenarnya dana kelurahan itu bisa di manfaatkan dulu untuk pengerjaan dan perbaikan, memang dibutuhkan koordinasi yang intens,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan reses tersebut, Lurah Malimongan Baru, Sudirman, Babinsa dan Babinmas, tokoh masyarakat serta para Ketua RTRW. (*)

 Komentar

 Terbaru

PENDIDIKAN04 Juni 2026 14:38
Rektor UNM: Tak Ada Alasan Meragukan Indonesia Sudah Swasembada Pangan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof Farida Patittingi menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk meragukan capaian Ind...
PENDIDIKAN04 Juni 2026 09:24
Unhas Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Prima Tenaga Kependidikan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Keberhasilan transformasi perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber ...
MAKASSAR03 Juni 2026 23:22
Ketua Dewan Lingkungan Hidup Makassar Integrasikan Pengolahan Sampah dan Urban Farming
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Upaya menghubungkan pengelolaan sampah dengan penguatan ketahanan pangan terus didorong Pemerintah Kota Makassar. Hal terseb...
MAKASSAR03 Juni 2026 17:54
Gaji Dosen Mentan Amran Diserahkan ke Mahasiswa Yatim Piatu
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menyerahkan seluruh gaji yang masuk melalui rekeningnya selama menjadi ...