Pasca Bom di Katedral, Sudah 52 Terduga Teroris Diamankan di Sulsel

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pasca bom bunuh diri yang menewaskan suami-istri di pintu gerbang Gereja Katedral Makassar pada Minggu, 28 Maret 2021 lalu, hingga kini Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri dibantu tim Polda Sulawesi Selatan telah menangkap 52 orang terduga teroris.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes E Zulpan, menjelaskan bahwa dari 52 orang terduga ini, terdiri dari tujuh orang wanita dan 45 orang laki-laki.

“Kasus teroris terbanyak ini kita amankan sebagian besar dari wilayah Sulsel, khususnya Kota Makassar,” kata Kombes E Zulpan, Kamis (29/4/2021).

Menurutnya, pasca ledakan bom bunuh diri di gereja, penyidik Densus 88 Antiteror dibantu Polda Sulsel, terus melakukan penangkapan di sejumlah lokasi seperti Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Maros, Bone, hingga Poso, Sulawesi Tengah.

“Ada penambahan dari 43 orang kemarin, hingga totalnya kini menjadi 52 orang terduga yang sudah ditangkap,” jelasnya.

Pihaknya menegaskan, sesuai dengan instruksi Kapolri dan perintah Presiden, harus diusut tuntas pelaku dan jaringan bom bunuh diri termasuk pelaku teror lainnya. Selain itu, tidak berhenti pada pelaku utama yang sudah meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tapi pada semua yang terlibat sampai akar-akarnya.

Terkait barang bukti sejauh ini yang sudah diamankan, kata Zulpan di antaranya barang elektronik, ponsel, senjata tajam, senjata rakitan, senapan angin dan buku jihad yang menjurus pada ajaran radikalisme.

Khusus untuk terduga dari Poso, baru diamankan Tim Densus 88 kemarin. Kini terduga masih dalam pemeriksaan.

Berita Terkait
Baca Juga