Logo Datakita.co

Pabrik Pakan Ikan di Pinrang Mampu Produksi 1 Ton Sehari, Dipasarkan hingga Kalimantan

Fadli
Fadli

Selasa, 17 November 2020 22:23

Pabrik Pakan Ikan di Pinrang Mampu Produksi 1 Ton Sehari, Dipasarkan hingga Kalimantan

PINRANG, DATAKITA.CO – Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Kabupaten Pinrang selama dua hari, Senin-Selasa (16-17/11/2020).

Di hari kedua, Gubernur Sulawesi Selatan didampingi Bupati Pinrang melakukan peninjauan ke pabrik pakan mandiri Barakka 557 di Kelurahan Lanrisang, Kelurahan Lanrisang, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, Selasa (17/11/2020).

Kunjungan ini untuk memastikan seluruh kebutuhan pakan untuk pengembangan potensi sumber daya alam di Kabupaten Pinrang terpenuhi.

Pembina pabrik pakan mandiri Barakka 557 Syarifuddin Zain mengatakan, pabrik ini menjual pakan untuk ikan air tawar dan air payau bandeng dan nila.

“Kami memproduksi pakan untuk ikan air tawar dan air payau bandeng dan nila, yang bahan bakunya dari bahan lokal ikan rucah (genus, bentopelagik, jenis ikan kecil atau ikan teri yang memiliki kandungan protein dan lemak yang relatif tinggi),” ungkapnya.

Ia menjelaskan jenis ikan yang dijadikan bahan baku ini tidak dikonsumsi manusia, dan biasanya dibuang ke kembali ke laut.

“Perkembangannya cukup cepat dengan produksi dalam satu hari 1 ton. Pabrik ini masih dalam skala kecil, juga masih tergantung cuaca dengan pengeringan tradisional. Dan dengan adanya pabrik ini alhamdulilah ikan yang tidak dikonsumsi manusia bisa kembali bernilai tinggi,” jelasnya.

Syarifuddin juga mengaku pabrik pakan ini dikelola oleh koperasi gabungan kelompok tani (gapoktan).

“Pabrik pakan ini dioperasikan tahun 2016 dan tahun 2019 hasil produksinya baru dipasarkan keluar Kabupaten Pinrang, seperti ke Kabupaten Barru, Maros dan Enrekang serta Malili (Lutim). Kemudian di tahun 2020 ini dipasarkan hingga Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan Kalimantan,” sebutnya.

Ia mengatakan sumber daya manusia yang digunakan adalah anak pesantren sebanyak delapan orang.

“Jadi mereka bekerja dalam sehari empat orang secara bergantian, dilakukan sejak pandemi Covid-19. Dalam setiap kilo produksi pakan juga disisihkan untuk pesantren yang juga terdapat panti asuhan di dalamnya,” jelasnya.

Syarifuddin menambahkan Gubernur Sulsel pada kunjungan ini memberikan bantuan terutama dalam hal packaging, bahkan relokasi pabrik.

“Alhamdulillah kunjungan ini merupakan berkah bagi mereka sesuai dengan nama dari pabrik ini,” tutupnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR13 Mei 2026 16:25
Wamenhan Apresiasi Langkah Gubernur Sulsel Jadi Pelopor Komcad ASN
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI, Donny Ermawan Taufanto, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selat...
MAKASSAR13 Mei 2026 15:24
Appi: Ekonomi Sirkular Bergerak di Makassar, Sampah Disulap Jadi Produk Bernilai Tinggi
MAKASSAR, DATAKITA.CO — Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan rasa optimisme terhadap kolaborasi pemberdayaan masyarakat yang digagas K...
BERITA13 Mei 2026 13:25
Pulihkan Dampak Banjir Sultra, Mentan Amran Kunjungi Kendari dan Salurkan Bantuan
KENDARI, DATAKITA.CO – Menteri Pertanian (Mentan) yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman menyalu...
MAKASSAR12 Mei 2026 23:40
Gandeng Sekolah, Melinda Aksa Dorong Siswa Jadi Agen Edukasi Lingkungan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar melalui Pokja III terus memperkuat edukasi lingkungan kepada generasi muda melalui ...