Logo Datakita.co

Nurdin Resmikan ATM Beras untuk Dhuafa, Baru Ada Enam Unit di Sulsel

Fadli
Fadli

Rabu, 06 Januari 2021 18:47

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat meresmikan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) beras di Kompleks Perumahan Dosen UMI, Jalan Racing Center, Makassar, Rabu (6/1/2021)).
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat meresmikan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) beras di Kompleks Perumahan Dosen UMI, Jalan Racing Center, Makassar, Rabu (6/1/2021)).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah meresmikan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) beras di Kompleks Perumahan Dosen UMI, Jalan Racing Center, Makassar, Rabu (6/1/2021)). ATM beras untuk kaum dhuafa dihadirkan oleh pengurus Masjid Sultan Alauddin, bekerjasama dengan Mandiri Syariah.

Hadir juga Wakil Ketua DPRD Kota Makassar yang juga merupakan pengurus masjid Adi Rasyid Ali dan Ketua Pengurus Masjid Amir Tjoneng.

Nurdin Abdullah mengapresiasi inovasi teknologi yang dihadirkan. ATM beras bagi masyarakat. Serta ini juga mendukung program penganan pemutusan mata rantai Covid-19 karena tidak menggunakan uang fisik sebagai media transaksi.

“Saya kira hari ini tentu sangat inovatif dan luar biasa yang dihadirkan Syariah Mandiri. Ini tentu akan semakin mengurangi kita bersentuhan dengan orang. Ini betul-betul teknologi yang luar biasa,” kata Nurdin.

Gubernur berharap jumlahnya dapat ditingkatkan yang saat ini masih ada enam unit di Sulsel.

“Baru enam unit di Sulsel. Kita berharap masih banyak yang punya kepedulian seperti Syariah Mandiri untuk menghadirkan ATM beras seperti ini,” sebutnya.

Menurutnya, dalam pemutusan mata rantai covid-19 peranan teknologi penting.

“Contoh, sebelum wabah penyakit Covid-19 ini turun. Itu kita sudah mulai bicara soal revolusi industri 4.0 artinya era digital. Jadi semuanya sekarang sudah disiapin, tinggal kita bagaimana mengikuti perkembangan teknologi ini. Kita mencoba untuk memanfaatkan teknologi,” harapnya.

Nurdin juga menyampaikan strategi penanganan Covid-19 bahwa pemerintah terus berupaya menangani dengan serius.

Vaksin juga telah tiba di Sulsel. Adapun golongan pertama yang akan mendapatkan vaksin adalah tenaga kesehatan sebagai garda terdepan penanganan penyakit global ini.

“Kita akan melindungi nakes kita terlebih dahulu. Jadi semua yang bertugas di rumah sakit ini kita kasih kekebalan. Supaya betul-betul tidak kehilangan nakes,” lanjutnya.

Saat ini pemerintah juga mendorong dinas kesehatan kabupaten/kota menyiapkan data klinis masyarakat. Dalam pemberian vaksin tidak semua dapat diberikan vaksin karena terdapat banyak hal dan kriteria yang menjadi syarat bagi penerima vaksin. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR06 Maret 2021 10:50
Seluruh Tim Makassar Recover Dapat BPJS Kesehatan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar Moh.Ramdhan “Danny” Pomanto menyepakati kerjasama bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan...
MAKASSAR06 Maret 2021 10:22
Luncurkan ‘Makassar Recover’, Danny Optimis Putus Mata Rantai Covid-19
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Wali Kota Makassar Muh. Ramdhan “Danny” Pomanto dan Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi resmi meluncurkan program ...
MAKASSAR05 Maret 2021 20:00
Jam Malam di Makassar Akan Diganti Protokol Normal Baru, Ini Penjelasan Danny
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mengatakan akan meniadakan jam malam yang sebelumnya diberlaku...
DAERAH05 Maret 2021 17:14
Gunakan Geotextille, Penanganan Banjir di Luwu Utara Jadi Percontohan Nasional
LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ) Adenan Rasyid mengungkapkan bahwa penanganan pascabenc...