Logo Datakita.co

Nunung Dasniar Minta Pemkot Tata Ulang Lokasi Pasar Modern

Aditya
Aditya

Sabtu, 28 Agustus 2021 21:39

Anggota DPRD Makassar, Nunung Dasniar sosialisasi Perdaperlindungan, Pemberdayaan Pasar Tradisional dan Penataan Pasar Modern, di Hotel Grand Maleo, Sabtu (28/8/2021).
Anggota DPRD Makassar, Nunung Dasniar sosialisasi Perdaperlindungan, Pemberdayaan Pasar Tradisional dan Penataan Pasar Modern, di Hotel Grand Maleo, Sabtu (28/8/2021).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Nunung Dasniar menggelar sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 15 tahun 2009 tentang perlindungan, pemberdayaan pasar tradisional dan penataan pasar modern, di Hotel Grand Maleo, Sabtu (28/8/2021).

Pada kesempatan itu, Nunung Dasniar meminta pemerintah kota (Pemkot) Makassar menata ulang pasar modern. Sebab, tak sedikit mereka berada dekat lokasi pasar tradisional.

“Sekarang itu banyak sekali pasar modern, utamanya usaha ritel dekat pasar tradisional. Itu, bisa merugikan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM),” ungkap Nunung Dasniar.

Hal itu tertuang dalam regulasi ini, tepatnya Bab X tentang penataan pasar modern pasal 22 ayat 2 dimana disebutkan penyelenggaraan dan pendirian pasar modern wajib memenuhi ketentuan.

Diantaranya, memperhatikan jarak dengan pasar tradisional sehingga tidak mematikan pelaku ekonomi di pasar tradisional. Apalagi, Kata Nunung, pemerintah akan mengembangkan pasar modern.

Diharapkan, pelaku UMKM dilibatkan sehingga tujuan Perda terpenuhi, yakni berazas kemanusiaan dan keadilan.

“Adamya Perda ini, jangan maki takut untuk pelaku UMKM. Justru akan dilindungi,” katanya.

Sementara, Narasumber Kegiatan, Firdaus mengajak peserta untuk mengambil peran, minimal membantu sebarluaskan Perda tentang pasar ini ke lingkungan masing-masing.

“Perda ini tidak hanya tanggung jawab pemerintah tapi juga masyarakat. Agar mereka tahu apa isi dari regulasi soal pasar ini,” ujar Firdaus.

Kata dia, tujuan perda ini dibuat yakni diantaranya memberikan perlindungan kepada pelaku UMKM, koperasi dan pasar tradisional. Memberdayakan pelaku UMKM, koperasi dan pasar tradisional agar mereka mampu berkembang.

“Mengatur dan menata keberadaan dan pendirian pasar modern di suatu wilayah tertentu agar tidak merugikan dan mematikan pasar tradisional,” jelasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR05 Juni 2026 08:52
Pemprov Sulsel Hapus Denda Pajak Kendaraan 100 Persen, Beri Diskon Pokok Pajak hingga 50 Persen
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kabar gembira bagi para pemilik kendaraan bermotor. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan keringanan bagi masy...
MAKASSAR04 Juni 2026 23:48
Pemprov Sulsel Raih WTP dari BPK, Andi Sudirman: Bukti Kepercayaan Publik dan Akuntabilitas Keuangan Daerah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecuali...
MAKASSAR04 Juni 2026 22:41
10 Kandidat Berebut 5 Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Appi Pastikan Seleksi Transparan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Proses seleksi calon pimpinan dan anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar, memasuki tahapan krusial. Da...
PENDIDIKAN04 Juni 2026 14:38
Rektor UNM: Tak Ada Alasan Meragukan Indonesia Sudah Swasembada Pangan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof Farida Patittingi menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk meragukan capaian Ind...