Logo Datakita.co

Nunung Dasniar Ajak Pemuda Makassar Kreatif dan Bermanfaat

Aditya
Aditya

Rabu, 02 Maret 2022 18:36

Legislator Gerindra Makassar, Nunung Dasniar sosialisasikan Perda Kepemudaan, di Hotel D'Maleo, Jl Pelita Raya, Rabu (2/3/2022).
Legislator Gerindra Makassar, Nunung Dasniar sosialisasikan Perda Kepemudaan, di Hotel D'Maleo, Jl Pelita Raya, Rabu (2/3/2022).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Nunung Dasniar kembali melanjutkan sosialisasi peraturan daerah (perda). Kali ini penyebarluasan Perda nomor 6 tahun 2019 tentang Kepemudaan di Hotel Grand Maleo, Jalan Pelita, Rabu (2/3/2022).

Kata Nunung—sapaan akrabnya, pemuda merupakan aset bangsa yang perlu mendapat perhatian dari pemerintah. Apalagi, tujuan perda ini dibentuk salah satunya terbentuknya pemuda yang kreatif dan bermanfaat.

“Melalui Perda ini, kita ajak pemuda Makassar bisa lebih kreatif dan bermanfaat, minimal didaerahnya,” tukas Nunung Dasniar, Rabu (2/3).

Politisi Gerindra ini menjelaskan, ada beberapa asas pembuatan regulasi tentang kepemudaan. Diantaranya, Ketuhanan yang Mahas Esa, Kemanusiaan, Kebangsaan, Kebhinekaan dan Kemandirian.

“Pembangunan kepemudaan ini berfungsi untuk memberdayakan dan mengembangkan potensi pemuda dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Muh.Reza mengatakan, regulasi ini turunan dari Undang-undang nomor 40 tahun 2009 tentang Kepemudaan. Aturan ini bertujuan mengatur segala bentuk kegiatan pemerintah dan masyarakat.

“Pemuda ini harus diperjelas biar semua sepaham. Jadi, berdasarkan Perda ini, Pemuda yaitu warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan,” jelas Muh.Reza.

“Usia pemuda, 13-30 tahun. Tapi bukan berarti diatas 30 bukan pemuda, yang penting semangat tetap seperti anak muda,” tambahnya.

Dia menjelaskan, pemuda itu berkaitan dengan optimisme, tanggung jawab, karakter, aktualisasi dan cita. Sehingga, anak muda yang tak memiliki hal tersebut dianggap pemuda palsu.

“Kalau tidak ada semua itu yang disebutkan perda, bahaya. Negara tidak bisa berkembang baik ketika anak muda tidak bisa tampil, lebih kreatif demi bangsa dan negara,” ucapnya.

Sementara, Narasumber Kegiatan, Babra Kamal menyampaikan, pemuda memiliki peranan penting dalam pembangunan. Itu, sudah ada sejak dulu bahkan punya kontribusi terhadap kemerdekaan Indonesia yang digagas Presiden Soekarno.

“Pemuda ini penting. Proklamator kita pernah menyebut sepuluh pemuda bisa mengguncangkan dunia,” kata Babra.

Sehingga, Bob—sapaan akrabnya, berharap, peserta bisa membantu sebarluaskan Perda tentang Kepemudaan agar anak muda tahu bahwa mereka dilindungi. Tak hanya itu, diharapkan perda ini bisa membuat anak muda lebih kreatif. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR18 April 2026 10:33
Pengaspalan Jalan Dikebut Malam Hari, Pemprov Sulsel Targetkan Keluhan Debu Warga Teratasi
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi terus mempercepat penanganan jalan den...
MAKASSAR18 April 2026 08:47
FGD DLH Makassar, Melinda Aksa Tekankan Solusi Konkret Atasi Krisis Sampah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menegaskan pentingnya perumusan strategi pengelolaan sampah yang b...
PENDIDIKAN17 April 2026 23:41
Kembangkan Riset Rumput Laut, Unhas Gandeng Solforto Korea Selatan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan asal Korea Selatan, Solforto Co., Lt...
MAKASSAR17 April 2026 22:17
Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko dan 60 Armada
MAKASSAR, DATAKITA.CO — Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) meningkatkan status kesiapsiagaan men...