Logo Datakita.co

Mentan SYL Datangi Pabrik Tahu, Perajin Berharap Ada Pasokan Kedelai Lokal

Fadli
Fadli

Kamis, 07 Januari 2021 19:46

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (tengah) bersama pemilik Pabrik Tahu Karisma Abu Ajis (kiri) dalam operasi kedelai di Komplek PIK KOPTI Semanan, Kalideres, Jakarta, Kamis (7/1/2021). (ANTARA/Devi Nindy)
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (tengah) bersama pemilik Pabrik Tahu Karisma Abu Ajis (kiri) dalam operasi kedelai di Komplek PIK KOPTI Semanan, Kalideres, Jakarta, Kamis (7/1/2021). (ANTARA/Devi Nindy)

JAKARTA, DATAKITA.CO – ​Perajin tahu-tempe di kawasan Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, mengharapkan adanya pasokan kedelai lokal untuk produksi makanan tersebut.

Hingga kini produksi panganan rakyat tersebut masih 100 persen menggunakan kedelai impor.

“Katanya Menteri berjanji akan menstabilkan harga kedelai dan memperkuat kedelai lokal,” ujar pemilik Pabrik Tahu Karisma Abu Ajis usai tempat usahanya didatangi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam operasi kedelai di Jakarta, Kamis (7/1/2021), dikutip dari Antara.

Ajis mengatakan perajin tempe dan tahu lebih mengharapkan kedelai lokal ketimbang kedelai impor, sebab memiliki rasa lebih lezat dan gurih sehingga lebih dipilih konsumen.

Namun pasokan kedelai lokal cenderung kecil. Begitu pula dengan margin harga kedelai lokal yang jauh lebih tinggi ketimbang kedelai impor.

Kedelai impor saat ini mencapai Rp9.500 per kilogram (kg), namun belum seberapa dibanding kedelai lokal yang dapat mencapai harga Rp16.000 per kilogram.

“Kalau produksi dari bahan baku kedelai lokal kalau hanya ada pesanan saja. Kalau tidak ada pesanan tidak berani,” kata Ajis.

Dia beranggapan jika harga kedelai lokal bisa bersaing dengan kedelai impor, sekitar Rp9.000-10.000, tidak mustahil perajin tahu-tempe dapat memproduksi makanan dengan kedelai lokal.

Angka itu juga dirasa masih kompetitif, jika dibanding kedelai impor yang saat ini harganya mencapai Rp9.500 per kilogram.

Ajis berharap Kementerian Pertanian RI dapat memperbanyak pasokan kedelai lokal sehingga rentang harga tidak jauh dari kedelai impor.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR06 Maret 2021 10:50
Seluruh Tim Makassar Recover Dapat BPJS Kesehatan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar Moh.Ramdhan “Danny” Pomanto menyepakati kerjasama bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan...
MAKASSAR06 Maret 2021 10:22
Luncurkan ‘Makassar Recover’, Danny Optimis Putus Mata Rantai Covid-19
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Wali Kota Makassar Muh. Ramdhan “Danny” Pomanto dan Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi resmi meluncurkan program ...
MAKASSAR05 Maret 2021 20:00
Jam Malam di Makassar Akan Diganti Protokol Normal Baru, Ini Penjelasan Danny
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mengatakan akan meniadakan jam malam yang sebelumnya diberlaku...
DAERAH05 Maret 2021 17:14
Gunakan Geotextille, Penanganan Banjir di Luwu Utara Jadi Percontohan Nasional
LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ) Adenan Rasyid mengungkapkan bahwa penanganan pascabenc...