Logo Datakita.co

Masuk Musim Hujan, Ini Daerah yang Rawan Banjir di Makassar

Fadli
Fadli

Selasa, 05 Desember 2023 18:16

Dokumentasi: Petugas dari BPBD Kota Makassar mengevakuasi warga menggunakan perahu karet saat terjadi banjir di Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Sabtu (24/12/2022).
Dokumentasi: Petugas dari BPBD Kota Makassar mengevakuasi warga menggunakan perahu karet saat terjadi banjir di Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Sabtu (24/12/2022).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar telah memetakan daerah-darah yang rawan terdampak banjir di Kota Makassar. Ada empat kecamatan yakni Kecamatan Manggala, Tamalanrea, Biringkanaya, dan Panakkukang.

Pemetaan itu dilakukan karena saat ini Kota Makassar telah memasuki musim penghujan. Di mana, berdasarkan BMKG Wilayah IV Makassar telah mengeluarkan surat peringatan dini cuaca selama sepekan ke depannya yang diprediksi terjadi curah hujan dengan intesitas sedang hingga lebat.

Curah hujan yang tinggi tersebut berpotensi menyebabkan terjadi bencana hidrometeorologi seperti potensi longsor, banjir bandang dan genangan pada daratan rendah di kawasan perumahan maupun lahan pertanian/perkebunan yang juga berpotensi menyebabkan kerusakan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Hendra Hakamuddin mengatakan di musim hujan seperti ini pihaknya sangat berfokus pada ke empat kecamatan tersebut.

Sebab, menurut Hendra, berdasarkan pengalaman menunjukkan kalau hujan intensitas tinggi dalam rentang waktu yang lama dapat menyebabkan banjir.

“Kecamatan-kecamatan ini yang kita terus pantau jika terjadi hujan intensitas tinggi,” ucap Hendra, Selasa (5/12).

Meski begitu, Hendra mengatakan hingga saat ini hujan yang terjadi beberapa hari terakhir belum menimbulkan banjir di ke empat kecamatan tersebut. Tetapi, pihaknya akan terus melakukan pemantauan.

“Kami khawatirkan ketika terjadi 3 hari hujan berturut-turut dengan intensitas cukup sedang. Tapi terus menerus itu sangat mempengaruhi kondisi di 4 kecamatan ini,” terang Hendra.

Pemantauan tersebut dilakukan dengan berpatokan pada ambang batas bibir sungai. Di mana, jika melewati ambang batas bibir sungai maka di beberapa titik di Kota Makassar termasuk di empat kecamatan tersebut kemungkinan besar akan terjadi banjir.

“Itu ada ukuran buat kami ketika itu melewati ambang batas bibir sungai itu kemungkinan besar sudah terendam atau bisa dikatakan banjir,” jelas Hendra.

Maka dari itu sebagai upaya penanggulangan, Hendra menyebut pihaknya juga bersiap dengan langkah-langkah antisipatif, termasuk mendirikan dapur umum dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk kelompok rentan.

“Antisipasi kami adalah mempersiapkan sumber daya, bukan cuma personel tapi juga peralatan. Jika terjadi banjir prioritas pertama yang dilakukan sesuai dengan SOP kami adalah melakukan pencarian, pertolongan dan evakuasi (PPE),” ucap Hendra.

Hendra menekankan kolaborasi lintas instansi menjadi kunci dalam mengatasi dampak banjir di wilayah tersebut.

“Kalau cukup signifikan dampaknya, tentu kami koordinasi dengan instansi lain seperti Basarnas, TNI-Polri,” tambahnya.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR03 Juni 2026 23:22
Ketua Dewan Lingkungan Hidup Makassar Integrasikan Pengolahan Sampah dan Urban Farming
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Upaya menghubungkan pengelolaan sampah dengan penguatan ketahanan pangan terus didorong Pemerintah Kota Makassar. Hal terseb...
MAKASSAR03 Juni 2026 17:54
Gaji Dosen Mentan Amran Diserahkan ke Mahasiswa Yatim Piatu
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menyerahkan seluruh gaji yang masuk melalui rekeningnya selama menjadi ...
MAKASSAR03 Juni 2026 14:41
Petugas Gerak Cepat Angkut Sampah, Kini Pesisir Pantai Losari Kembali Bersih
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang bergerak merespons laporan aduan di media sosial (medsos) terkait tumpukan sampah yan...
MAKASSAR03 Juni 2026 11:58
Munafri Lantik 167 PNS, Minta ASN Baru Bangun Arah Karier dan Jadi Pelayan Masyarakat
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, melantik sebanyak 167 Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2024 lingkup Pemeri...