Logo Datakita.co



Makassar Sudah Terapkan PTM 100 Persen, Jam Belajar Ditambah

Fadli
Fadli

Selasa, 04 Januari 2022 09:19

ilustrasi simulasi belajar tatap muka, siswa jaga jarak dan memakai masker. (int)
ilustrasi simulasi belajar tatap muka, siswa jaga jarak dan memakai masker. (int)

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Makassar meniadakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring alias online. Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan Bersama Empat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, Menteri Agama RI, Menteri Kesehatan RI dan Menteri Dalam Negeri RI.

Di mana dalam SK Nomor: 05/KB/2021, Nomor: 1347 Tahun 2021, Nomor: HK.01.08/MENKES/6678/2021 dan Nomor: 443-5847 Tahun 2021 tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemic Covid-19.

Dinas Pendidikan Makassar pun menindaklanjuti SK bersama empat menteri itu dengan mengeluarkan Surat Edaran nomor 0002/K/DP/1/2022 tentang pelaksanaan PTM terbatas semester genap tahun anggaran 2021/2022 tertanggal 3 Januari 2022.

Poin pentingnya adalah seluruh proses pembelajaran di lingkungan sekolah dilaksanakan dengan menjalankan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Pelaksanaan PTM didalam kelas 50 persen dari populasi peserta didik per kelas. Bilamana pihak Satuan Pendidikan melakukan proses PTM terbatas dengan pembagian sesi, maka tetap mengacu pada daya dukung yang ada di satuan pendidikan.

Termasuk sarana prasarana kelas, kesiapan guru dan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran serta dukungan dari pihak orang tua peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar, Muhyiddin Mustakim mengatakan, pembelajaran di Kota Makassar sudah dilakukan 100 persen secara luring. Tak hanya itu, durasi jam belajar juga berubah.

“Jika sebelumnya hanya dua jam pembelajaran, sekarang ditambah menjadi tiga jam per sesi,” kata Muhyidin, Senin, (3/1/2022).

Menurutnya, dalam sehari dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama mulai pukul 07.30 wita sampai pukul 10.00 wita. Sesi kedua mulai pukul 11.00 wita sampai pukul 14.00 wita.

“Jadi ada jeda siswa yang masuk shift satu bisa pulang, kemudian masuk yang shift kedua. Agar mereka tidak lagi berkerumun,” paparnya.

Hal ini berlaku untuk jenjang sekolah dasar (SD)-sederajat hingga sekolah menengah pertama (SMP)-sederajat. “Begitu pun di SMP. Jadi enam jam secara keseluruhan shift satu dan dua,” tambahnya.

 Komentar

 Terbaru

BERITA11 Agustus 2022 18:39
Lantik Putri Dakka Jadi Ketua NasDem Luwu Utara, Rusdi Masse: Perempuan Tangguh yang Punya Keihlasan
LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Putri Dakka resmi memimpin DPD Partai NasDem Kabupaten Luwu Utara (Lutra). Pengusaha cantik asal Luwu Raya itu dilanti...
OLAHRAGA11 Agustus 2022 15:58
PSM Makassar Masuk Final AFC Cup 2022, Gubernur: Masyarakat Sulsel Bangga
MAKASSAR, DATAKITA.CO – PSM Makassar memberikan kado indah kepada Indonesia khususnya Sulsel menjelang 77 Tahun Kemerdekaan RI. PSM berhasil mas...
DAERAH10 Agustus 2022 18:58
Bupati Bantaeng Perkenalkan Produk Lokal Cokelat Sehat “Chocotua”
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Bupati Kabupaten Bantaeng, Ilham Syah Azikin memperkenalkan produk premium Industri Kecil Menengah (IKM) Chocotua dihapa...
BERITA10 Agustus 2022 17:05
Mendagri Puji Walikota Makassar Atas Keberhasilan Kendalikan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi
PADANG, DATAKITA.CO – Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian menyebut nama Walikota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto berkali-kali saat ...