Logo Datakita.co

M Yahya Ajak Warga Makassar Jaga Lingkungan Lewat Lorong Wisata

Aditya
Aditya

Rabu, 29 Juni 2022 16:57

Anggota DPRD Makassar, M Yahya sosialisasikan Perda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, di Hotel Harper, Rabu (29/6/2022).
Anggota DPRD Makassar, M Yahya sosialisasikan Perda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, di Hotel Harper, Rabu (29/6/2022).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, M Yahya mengajak masyakarat untuk mensukseskan program pemerintah kota. Salah satunya adalah lorong wisata atau longwis.

Hal itu disampaikan Yahya saat Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, di Hotel Harper, Rabu (29/6/2022).

Yahya meyakini lorong wisata bisa mengakomodir manfaat dari seluruh sektor. Khususnya terhadap lingkungan hidup.

“Jadi nantinya pemerintah kota akan buat 1000 lorong wisata. Dan itu merupakan jalan pelestarian lingkungan hidup,” ungkap Yahya.

Apalagi, kata Yahya, program itu sejalan dengan perda yang disosialisasikan. Di mana pengelolaan lingkungan hidup sudah termasuk didalamnya.

“Perda itu memang menuntut sebuah sistem terpadu dan yang dituangkan dalam kebijakan daerah. Dan ini merupakan tujuan daripada pembangunan berkelanjutan ketika lingkungan diperhatikan,” ujarnya.

Yahya mengaku konsen terhadap lingkungan hidup. Melalui perda itu, ia berharap masyakarat bisa sadar untuk menjaga lingkungan sehingga tidak terjadi dampak buruk, seperti perubahan iklim.

“Yang pada akhirnya akan menjadi beban sosial, untuk itu lingkungan harus dijaga dengan baik,” pesannya.

Pejabat fungsional DPRD Kota Makassar, Muh Yusran turut mengingatkan kepada peserta sosialisasi untuk bisa menjaga lingkungan. Sebab hak dan tanggung jawab didalamnya.

“Hak kita itu untuk mendapatkan lingkungan yang bersih namun kita juga punya berkewajiban untuk menjaganya,” ucapnya.

Adapun lorong wisata, kata dia, merupakan salah satu upaya untuk menjaga lingkungan. Untuk itu, peran masyakarat penting mensukseskan program tersebut.

“Berkaitan dengan lingkungan hidup jadi ada pemeliharaan. Jadi semua partisipasi masyakarat diminta untuk mensukseskan program. Mencakup juga semua perekonomian,” katanya.

Selain melalui lorong wisata, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Jabbar juga mengatakan bahwa upaya lain juga dilakukan. Seperti misalnya penegakan hukum.

“Kalau ada perusahaan atau pabrik yang buang limbahnya sembarang misalnya itu kita akan tindaki. Jadi laporkan kalau ada seperti itu,” jelasnya.

Demikian juga dengan hal lain. DLH Kota Makassar berkomitmen untuk tetap menjaga lingkungan hidup baik udara, tanah maupun air.

“Kita punya tugas menguji apakah ada pencemaran. Ketika ada laporan dari pimpinan, kita langsung bergerak. Ada namanya tim uji. Seperti air yang hitam kita tes,” tukasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR05 Juni 2026 14:32
Demi Stadion Untia, Pemkot dan PIP Makassar Sepakati Hibah Aset Strategis
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota Makassar menerima penyerahan aset dari Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar sebagai bentuk dukungan terh...
MAKASSAR05 Juni 2026 08:52
Pemprov Sulsel Hapus Denda Pajak Kendaraan 100 Persen, Beri Diskon Pokok Pajak hingga 50 Persen
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kabar gembira bagi para pemilik kendaraan bermotor. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan keringanan bagi masy...
MAKASSAR04 Juni 2026 23:48
Pemprov Sulsel Raih WTP dari BPK, Andi Sudirman: Bukti Kepercayaan Publik dan Akuntabilitas Keuangan Daerah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecuali...
MAKASSAR04 Juni 2026 22:41
10 Kandidat Berebut 5 Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Appi Pastikan Seleksi Transparan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Proses seleksi calon pimpinan dan anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar, memasuki tahapan krusial. Da...