Logo Datakita.co

Luncurkan ‘Makassar Recover’, Danny Optimis Putus Mata Rantai Covid-19

Fadli
Fadli

Sabtu, 06 Maret 2021 10:22

Luncurkan ‘Makassar Recover’, Danny Optimis Putus Mata Rantai Covid-19

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Wali Kota Makassar Muh. Ramdhan “Danny” Pomanto dan Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi resmi meluncurkan program “Makassar Recover”.

Danny-Fatma pun mengajak seluruh elemen masyarakat agar saling bahu membahu dan terlibat aktif dalam melaksanakan program Makassar Recover untuk memutus mata rantai Covid-19 di Kota Makassar.

Program ini diluncurkan secara live di televisi nasional maupun secara virtual, yang dipusatkan di kediaman pribadi Danny Pomanto, Jalan Amirullah No 18, Jumat (5/3/2021) malam.

Makassar Recover merupakan gabungan dari komitmen Danny-Fatma dalam memutus mata rantai Covid-19 di kota Makassar, dengan tiga sasaran yakni Penguatan Imunitas, Adaptasi Sosial, dan Pemulihan Ekonomi.

Tiga sub program ini bakal dilakukan melalui berbagai tahap, masing-masing 11 metode untuk Penguatan Imunitas, 9 metode untuk Adaptasi sosial, dan 6 metode untuk pemulihan ekonomi di masyarakat.

Menurut Danny, program ini berangkat dari pelajaran hidup setelah jutaan korban jiwa direnggut virus asal Cina tepatnya di kota Wuhan.

Danny berharap program Makassar Recover ini mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar pandemi Covid 19 dapat dibasmi secara tuntas.

“Menceritakan saya sebagai penyintas, saya kira ini pelajaran baik bagi hidup saya dan saya merasakan langsung dampaknya. Akhirnya lahirlah Makassar Recover ini,” ujar Danny.

Secara jelas Danny memaparkan bahwa Covid ini bukan fiksi. Sudah 1,3 juta kasus yang terjadi. 36 ribu korban tidak bisa diselamatkan, dan pihaknya akan menghentikan hal tersebut.

“Kita sudah siap tenaga medis dalam dua hari ini kita buka pendaftaran relawan sudah capai 5000 orang. Ini bukti keseriusan kita untuk memutus rantai pandemi. Dan kita akan simulasikan dulu selama 1 bulan,” jelasnya.

Sementara, Fatmawati Rusdi menilai, masyarakat tidak perlu lagi menyaksikan fenomena menakutkan akibat Covid-19.

Ia yang juga berstatus sebagai OTG sebelumnya berharap tidak ada lagi yang merasakan hal sama dengan dirinya.

“Saya adalah penyintas dengan status orang tanpa gejala. Saya rasakan betul beratnya terpisah dengan anak-anak selama isolasi mandiri. Saya harap tidak ada lagi yang merasakan hal sama,” kata Fatma.

“Makassar Recover ini akan kita harapkan bisa menjadi pendeteksi awal dan penanganan lebih lanjut,” tandasnya.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR04 Juni 2026 23:48
Pemprov Sulsel Raih WTP dari BPK, Andi Sudirman: Bukti Kepercayaan Publik dan Akuntabilitas Keuangan Daerah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecuali...
MAKASSAR04 Juni 2026 22:41
10 Kandidat Berebut 5 Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Appi Pastikan Seleksi Transparan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Proses seleksi calon pimpinan dan anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar, memasuki tahapan krusial. Da...
PENDIDIKAN04 Juni 2026 14:38
Rektor UNM: Tak Ada Alasan Meragukan Indonesia Sudah Swasembada Pangan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof Farida Patittingi menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk meragukan capaian Ind...
PENDIDIKAN04 Juni 2026 09:24
Unhas Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Prima Tenaga Kependidikan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Keberhasilan transformasi perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber ...