Logo Datakita.co

Kurangi Beban Warga, Appi-Rahman Gratiskan Pemakaman

Aditya
Aditya

Sabtu, 14 November 2020 15:25

Pasangan Munafri Arifuddin-Rahman Bando (Appi-Rahman).
Pasangan Munafri Arifuddin-Rahman Bando (Appi-Rahman).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Peningkatan kualitas pelayanan pemerintah kepada warga, menjadi topik besar kampanye virtual pasangan calon Munafri Arifuddin-Rahman Bando (Appi-Rahman), Jumat (13/11/2020).

Salah satu upaya peningkatan pelayanan pemerintah, namun mengurangi beban finansial warga yang ditawarkan Appi-Rahman kepada warga, adalah menggratiskan biaya pemakaman.

Mulai dari pengurusan jenazah, pengantaran ambulance hingga pemakaman. “Semuanya ditanggung pemerintah. Kita tidak boleh membebani warga yang sedang berduka. Mulai dari ambulacenya, memandikan jenazahnya hingga biaya pemakamannya,” ujar Appi.

Menurut Appi, menggratiskan biaya pemakaman memang terlihat remeh. Tapi, punya arti besar di mata warga. Terutama warga yang tidak memiliki kemampuan lebih. Meringankan beban warga di tengah situasi sulit seperti sekarang, akan sangat terasa dampaknya.

“Persoalan-persoalan kecil seperti ini kadang dilupakan, tapi bagi sebagian orang ini dianggap berat kalau ada beban seperti ini. Justru disinilah pemerintah harus hadir,” lanjut calon walikota yang memang sering aktif di kegiatan sosial ini.

Pemakaman gratis dilontarkan Appi sebagai jawaban dari pertanyaan warga Bontoala Tua, Kecamatan Bontoala, yang menggelar nonton bareng kampanye virtual Appi-Rahman. Rencana menggratiskan pemakaman warga ini adalah bagian dari program Appi-Rahman yang lebih memberdayakan dan memperhatikan pemandi jenazah di Kota Makassar.

“Nah, pekerja-pekerja sosial ini yang harus mendapat perhatian lebih dari pemerintah. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang. Tak hanya pemandi jenazah. Seperti imam masjid, marbot, guru mengaji, guru sekolah minggu dan lain-lainnya lagi,” lanjut Appi.

Lebih jauh, Appi menegaskan kebijakan-kebijakannya bersama Rahman Bando nantinya benar-benar berpihak ke masyarakat. Karena itu adalah amanat undang-undang. “Kami ingin menjadi pemecah permasalahan warga Kota Makassar.

Desentralisasi sebagian kewenangan pemerintah pusat ke warga daerah, adalah amanat undang-undang reformasi. Dalam undang-undang disebutkan ada 13 kewajiban pemerintah terhadap masyarakat. Salah satunya adalah kualitaskehidupan,” tutur Appi lagi.

“Dibutuhkan ikhtiar yang sungguh-sungguh tulus untuk mencapai target meningkatkan kualitas kehidupan warga. Makanya kebijakan pemerintah harus tepat sasaran. Supaya efisien dan tidak terjadi pemborosan anggaran yang selama ini terjadi. Apalagi di tengah pandemi Covid-19. Dampak Covid-19 akan terasa ringan kalau kita hadapi bersama,”demikian Appi. (*)

 Komentar

 Terbaru

Berantas Rokok Ilegal, Bea Cukai Malili dan Satpol-PP Lutim Gelar Operasi Pasar
DAERAH05 Maret 2021 11:45
Berantas Rokok Ilegal, Bea Cukai Malili dan Satpol-PP Lutim Gelar Operasi Pasar
LUWU TIMUR, DATAKITA.CO – Bea Cukai Malili bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Luwu Timur menggelar Operasi Pasar, Kamis (4...
Provos Periksa Senpi Jajaran Satbrimob Polda Sulsel
MAKASSAR05 Maret 2021 11:02
Provos Periksa Senpi Jajaran Satbrimob Polda Sulsel
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Dipimpin Kasi Provos Iptu Muliadi, Seksi Provos melaksanakan kegiatan pemeriksaan senjata api (senpi) personel jajaran Satbr...
Danny Jelaskan Percepatan Ekonomi hingga Reformasi Birokrasi
MAKASSAR05 Maret 2021 09:43
Danny Jelaskan Percepatan Ekonomi hingga Reformasi Birokrasi
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota dan Wakil Walikota Makassar Ramdhan “Danny” Pomanto-Fatmawati Rusdi berkomitmen pada visi-misinya dengan melaku...
Jumat Malam, Danny Luncurkan ‘Makassar Recover’
MAKASSAR05 Maret 2021 01:41
Jumat Malam, Danny Luncurkan ‘Makassar Recover’
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota dan Wakil Walikota Makassar Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi akan meluncurkan program teranyarnya, Makassar Recove...