Logo Datakita.co

Kukuhkan 750 Wisudawan, Ini Pesan Menyentuh dari Rektor UIN Alauddin

Fadli
Fadli

Selasa, 25 Februari 2025 22:46

Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar mengukuhkan 750 wisudawan, Selasa (25/2/2025).
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar mengukuhkan 750 wisudawan, Selasa (25/2/2025).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali menggelar prosesi wisuda yang berlangsung di Auditorium Kampus II UIN Alauddin Makassar, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa 25 Februari 2025.

Sebanyak 750 wisudawan dari berbagai program studi, mulai dari Program Sarjana, Profesi, Magister, hingga Doktor, secara resmi dikukuhkan.

Wisudawan terdiri dari berbagai fakultas, termasuk Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (95), Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (62), disusul Fakultas Sains dan Teknologi (97).

Kemudian Fakultas Dakwah dan Komunikasi (72), Fakultas Adab dan Humaniora (80), Fakultas Syariah dan Hukum (107), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (65), serta Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (56). Program Pascasarjana turut meluluskan 91 Magister dan 25 Doktor.

Wisuda Angkatan ke-109 ini menjadi momen penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan perjalanan akademik mereka.

Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Hamdan Juhannis, M.A., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas pencapaian para wisudawan. Beliau juga berpesan agar para lulusan dapat terus mengembangkan diri dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Melalui kesempatan itu Rektor UIN Alauddin Makassar menyampaikan pesan yang menyentuh hati kepada para wisudawan pada acara wisuda angkatan ke-109.

Rektor mengajak para lulusan untuk tidak hanya menjadi sarjana yang cerdas, tetapi juga menjadi “sarjana cinta”.

“Kami mengajak anak-anakku para sarjana untuk menjadi sarjana cinta,” ujar Prof. Hamdan dalam pidatonya.

“Sarjana cinta adalah sarjana yang bukan hanya cerdas, tapi mencintai apa yang digelutinya, mencintai keilmuannya, mencintai profesinya kelak.”

Prof. Hamdan menjelaskan bahwa sarjana cinta adalah mereka yang mampu menyeimbangkan antara keilmuan dan cinta pada relasi-relasi kehidupannya. Beliau menekankan bahwa kecerdasan intelektual saja tidak cukup, tetapi juga perlu diimbangi dengan kecerdasan emosional dan spiritual.

“Sarjana tanpa cinta bagai kampus tanpa mahasiswa,” kata Prof. Hamdan.

“Artinya, ilmu pengetahuan yang dimiliki tidak akan berarti jika tidak diiringi dengan cinta dan kepedulian terhadap sesama,” lanjutnya.

Prosesi wisuda berlangsung dengan khidmat dan lancar. Para wisudawan terlihat sangat bahagia dan bangga atas pencapaian mereka.

Acara ini diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah antara wisudawan, keluarga, dan para tamu undangan.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR04 Juni 2026 23:48
Pemprov Sulsel Raih WTP dari BPK, Andi Sudirman: Bukti Kepercayaan Publik dan Akuntabilitas Keuangan Daerah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecuali...
MAKASSAR04 Juni 2026 22:41
10 Kandidat Berebut 5 Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Appi Pastikan Seleksi Transparan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Proses seleksi calon pimpinan dan anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar, memasuki tahapan krusial. Da...
PENDIDIKAN04 Juni 2026 14:38
Rektor UNM: Tak Ada Alasan Meragukan Indonesia Sudah Swasembada Pangan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof Farida Patittingi menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk meragukan capaian Ind...
PENDIDIKAN04 Juni 2026 09:24
Unhas Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Prima Tenaga Kependidikan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Keberhasilan transformasi perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber ...