Logo Datakita.co

Korwil Indonesia Timur Hipmi Dukung Rencana Pemerintah Kurangi Masa Karantina bagi Turis Asing

Fadli
Fadli

Selasa, 02 November 2021 15:19

Koordinator Indonesia Timur BPP Hipmi Herman Heizer, bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.
Koordinator Indonesia Timur BPP Hipmi Herman Heizer, bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Koordinator Wilayah (Korwil) Indonesia Timur Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Herman Heizer mendukung langkah Pemerintah Pusat yang tengah mengkaji untuk mengurangi jumlah hari karantina bagi turis asing dan pelaku perjalanan Luar Negeri yang telah divaksin lengkap.

Langkah itu disebut Herman Heizer sebagai upaya pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi Nasional di sektor Pariwisata.

“Kita sangat mendukung langkah Pemerintah untuk menurunkan lama karantina ini, harapan kita bisa kembali meningkatkan perekonomian Indonesia di sektor Pariwisata. Kemudian juga untuk pelaku perjalanan dari luar negeri bisa lebih mudah untuk melakukan aktivitas di kembali Indonesia,” kata Herman Heizer, melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (2/11/2021).

Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi Sulawesi Selatan Periode 2016-2020 ini mengungkapkan, salah satu sektor penunjang ekonomi di Indonesia adalah pariwisata dengan turis-turis asingnya.

“Dengan kebijakan menurunkan lama karantina dari lima hari menjadi tiga hati ini, kita harapkan bisa mendorong kembali turis-turis dari mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia,” ucap Ketua Dewan Pembina Hipmi Sulsel ini.

“Yang terpenting mereka datang ke Indonesia sudah mengikuti rangkaian tes yang dipersyaratkan dan mentaati protokol kesehatan,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Krearif RI Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan bahwa saat ini Pemerintah tengah mengkaji aturan mengurangi jumlah hari karantina bagi pelaku perjalanan Luar Negeri dan turis asing yang telah melakukan vaksinasi lengkap dan telah menjalani rangkaian tes yang dipersyaratkan.

“Masukan epidemiolog, jika pelaku perjalanan telah tervaksin lengkap dan sudah dilakukan tes PCR sebelum keberangkatan, saat kedatangan, dan saat keluar, maka dipertimbangkan pengurangan hari karantina dari 5 menjadi 3 hari,” kata Sandiaga Uno, saat konferensi pers, Senin (1/11/2021) kemarin.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, pemerintah telah membuka pintu Bali untuk wisatawan mancanegara. Namun hingga saat ini belum ada penerbangan langsung ke Bali.

“Pemerintah terus menyelaraskan kebijakan dengan berbagai persiapan yang diperlukan,” ucapnya.

“Harapannya dengan 19 Negara yang diberikan persetujuan kita bisa mendapat feedback. Kami juga sudah mengajukan negara dengan angka covid rendah dan bisa mulai dipertimbangkan untuk buka penerbangan langsung,” tutur Sandiaga.

 Komentar

 Terbaru

PENDIDIKAN04 Juni 2026 09:24
Unhas Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Prima Tenaga Kependidikan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Keberhasilan transformasi perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber ...
MAKASSAR03 Juni 2026 23:22
Ketua Dewan Lingkungan Hidup Makassar Integrasikan Pengolahan Sampah dan Urban Farming
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Upaya menghubungkan pengelolaan sampah dengan penguatan ketahanan pangan terus didorong Pemerintah Kota Makassar. Hal terseb...
MAKASSAR03 Juni 2026 17:54
Gaji Dosen Mentan Amran Diserahkan ke Mahasiswa Yatim Piatu
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menyerahkan seluruh gaji yang masuk melalui rekeningnya selama menjadi ...
MAKASSAR03 Juni 2026 14:41
Petugas Gerak Cepat Angkut Sampah, Kini Pesisir Pantai Losari Kembali Bersih
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang bergerak merespons laporan aduan di media sosial (medsos) terkait tumpukan sampah yan...