Komisi V DPR Tinjau Akses Tol Makassar New Port, AIA: Meningkatkan Daya Saing Kawasan Industri

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Dermawan Aras (AIA) melakukan kunjungan kerja (kunker) bersama tim ke Provinsi Sulsel.

Kunjungan kali ini untuk meninjau proyek pembangunan jalan akses tol Makassar New Port, yang dilakukan pada Kamis (31/3).

AIA berharap hadirnya akses tol MNP dapat meningkatkan daya saing kawasan industri di Indonesia baik dalam konteks regional dan internasional.

Sebagaimana diketahui proyek tersebut merupakan proyek strategis nasional pemerintah yang sangat bermanfaat terhadap posisi Makassar sebagai pintu gerbang di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Dengan terbangunya tol MWP diharapkan bisa membantu pengiriman logistik dan memudahkan pendistribusian ke daerah-daerah bisa lebih cepat. Meningkatkan konektivitas pelabuhan dengan jalan tol existing sehingga waktu tempuh transportasi peti kemas akan lebih cepat dari kondisi sebelumnya.

“Saya harapkan hadirnya askes tol ini maka pengiriman logistik tidak lagi melalui jalan kota yang selama ini menjadi kendala masyarakat di sini,” jelas AIA, Minggu (2/4/2022).

“Tentunya hadirnya proyek strategis nasional bisa meningkatkan daya saing kawasan industri di Indonesia baik dalam konteks regional dan internasional,” tambahnya.

Turut mendampingi Direktur Jalan Bebas Hambatan Budi Harimawan Seimihardjo, Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol Triono Junoasmono, pihak dari Pelindo, Pemerintah Daerah dan mitra terkait.

AIA menjelaskan sebagian besar kendala yang dihadapi dalam proyek strategis nasional yakni pada pembebasan lahan. Akan tetapi, telah dilaksanakan pertemuan terkait persoalan tersebut dan itu bukan menjadi kendala yang sangat besar khususnya untuk proyek Makassar New Port.

“Saya melihat terkait pembebasan lahan, khususnya di projek MWP, koordinasinya sudah sangat baik dari pihak Kementrian Pekerjaan Umum, pemerintah daerah, dan juga pihak Pelindo berjalan sangat lancar dan baik,” jelasnya.

Sehingga, kata dia, kecenderungan untuk masalah pembebasan lahan ini bisa teratasi dengan baik, melalui pendekatan yang persuasif dengan mempertimbangkan sisi kemanusiaan menjadi kunci keberhasilan penanganan dari pembebasan lahan sehingga target pada Juni 2023 bisa terealisasi dan beroperasi.

Politisi Gerindra ini menginginkan apa yang dilakukan di sini, bisa dilakukan di daerah-daerah lain, khususnya di semua sektoral tidak hanya di Kementrian PU namun juga harus bisa dilakukan di Kementrian Perhubungan bisa mengatasi kendala pembebasan lahan dari berbagai peroyek strategis nasional.

“Hal ini bisa dijadikan pilot project terkait pembebasan lahan tersebut,” tuturnya.

Komisi V akan mendukung agar Makassar Newport ini bisa running well seratus persen bekerja, dapat melayani kebutuhan-kebutuhan masyarakat di sini, dan juga perusahaan-perusahan logistik tentunya bisa membantu dalam pendistribusian semakin cepat dan efesien. Tentunya dengan hadirnya tol MNP ini.

“Saya harapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, distribusi logistik serta memperlancar jalur ekspor dan import dan juga bisa menjadi salah satu solusi dalam mengurai kemacetan bagi angkutan barang atau logistik,” harap legislator dari dapil Sulsel III.

Terpisah, Direktur Jalan Bebas Hambatan Budi Harimawan Seimihardjo, menjelaskan proyek akses tol Makassar New Port merupakan salah satu project strategis nasional yang memiliki proyeksi kapasitas pelabuhan 900 ribu TEU’s pada tahun 2023.

Kementrian Pekerjaan Umum bekerjasama dengan badan usaha jalan tol yakni PT Bumi Serpong Damai, membangun akses jalan tol Makassar Newport.

“Diharapkan terbangun ya akses tol MNP ini, nantinya bisa mendukung operasional logistik yang sangat padat, serta hadirnya Makassar Newport juga bisa meningkatkan daya saing industri di kawasan Indonesia baik dalam kontek regional dan internasional,” pungkasnya.

Dia meyakinkan dari apa yang sudah terlaksana, terencana dari proyek pembangunan akses tol MNP sesuai dari perencanaan sudah terlaksana dengan baik.

“Saya yakin target Juni 2023 yang tinggal 14 bulan lagi dari sekarang bisa terealisasikan dengan baik, berjalan lancar sesuai yang di inginkan, bisa langsung beroperasi,” harapnya.

Berita Terkait
Baca Juga