Komisi E DPRD Sulsel Kunker ke Bantaeng, Guru Honorer Jadi Perhatian

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Komisi E DPRD Sulsel telah melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Bantaeng dengan mengumpulkan kepala sekolah tingkat SMA/SMK negeri dan swasta, Selasa (1/11).

Anggota Komisi E DPRD Sulsel, Andre Prasetyo Tanta (APT) mengatakan pihaknya melakukan pertemuan di SMAN 4 Kabupaten Bantaeng dan banyak keluh kesah yang diserap. Salah satunya masalah penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Paling urgen guru honorer. Dimana semua orang ketahui banyak guru honorer yang belum masuk dalam PPPK,” kata APT di DPRD Sulsel, Rabu (2/11).

PPPK ini kata politikus NasDem yang paling diharapkan oleh para guru honorer. “Mereka (guru honorer) sangat mengharapkan PPPK ini karena berbeda penghasilan yang mereka terima antara guru honorer dan guru PPPK, apalagi pendaftaran PPPK sudah hampir dibuka,” jelasnya.

APT menyebutkan pada saat penerimaan PPPK pada tahun sebelumnya banyak guru honorer yang tidak lulus karena tidak melengkapi berkas saat ujian atau tes.

“Tahun lalu banyak yang mendaftar tapi tidak lolos. Semoga tahun ini mereka diakomodir sebagai PPPK,” ujar APT.

“Ada juga mempertanyakan bagaimana nasib guru honorer yang ada di sekolah swasta,” lanjutnya.

Untuk solusinya, kata dia, seluruh guru honorer agar mendaftar PPPK dengan memperhatikan semua persyaratan dan dia harapkan kejadian 2021 tidak terulang lagi karena banyak tidak mengisi biodata.

“Kami hanya meminta kepada guru honorer untuk mempersiapkan diri baik itu secara administrasi maupun secara batin agar lolos PPPK ini,” tambahnya.

Berita Terkait
Baca Juga