Kloter 11 Awali Pemulangan Jemaah Haji Asal Sulbar
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemulangan jemaah haji asal Provinsi Sulawesi Barat melalui Debarkasi Hasanuddin Makassar mulai berlangsung. Kelompok Terbang (Kloter) 11 yang menjadi rombongan perdana asal Sulbar tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Selasa (9/6/2026) pukul 23.04 WITA.
Kloter 11 asal Polewali Mandar membawa 391 orang yang terdiri atas 385 jemaah haji asal Sulawesi Barat dan enam petugas kloter. Dari jumlah tersebut, sebanyak 111 jemaah laki-laki dan 274 perempuan.
Dalam proses serah terima di Aula Arafah Asrama Haji Makassar, jemaah Kloter 11 diserahkan oleh Wakil Koordinator Penerimaan dan Penjemputan Jemaah, H. Wahyuddin Hakim kepada Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Polewali Mandar, Hj. Mahardiana Jabbar.
Prosesi penerimaan turut disaksikan Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Barat dan Kabag Kesra Kabupaten Polewali Mandar. Hadir pula sejumlah pejabat Pemprov Sulbar.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, Mahardiana Jabbar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PPIH Embarkasi Makassar serta seluruh petugas kloter yang telah mendampingi jemaah selama proses ibadah haji hingga kembali ke Tanah Air.
Ia juga mengingatkan para jemaah agar tetap menjaga kondisi kesehatan sepulang dari Arab Saudi.
“Jika ada gejala penyakit tertentu setelah tiba di daerah masing-masing, segera memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat,” pesannya.
Diketahui, satu jemaah asal Sulawesi Barat atas nama Suraten Kromo Dongso (68) masih menjalani perawatan di Mekkah Medical Centre sehingga belum dapat dipulangkan bersama rombongan Kloter 11.
Secara keseluruhan, jemaah haji asal Sulawesi Barat tahun 1447 H /2026 M berjumlah 1.428 orang yang terbagi dalam empat kelompok terbang, yakni Kloter 11, 12, 19, dan 20.
Adapun Debarkasi Makassar tahun ini memberangkatkan jemaah haji dari kawasan Indonesia Timur meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, dan Gorontalo dengan jumlah jemaah sebanyak 1.6738 orang.