KKN Mahasiswa UIM Fokus Sosialisasi Vaksinasi dan Prokes
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Islam Makassar (LP2M UIM) menggelar seminar nasional dalam rangkaian Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Penanggulangan Covid-19.
Seminar dilaksanakan secara offline di Auditorium KH Muhyiddin M Zain UIM dan online diikuti 700 peserta KKN Tematik 2021 UIM, Sabtu (16/10/2021).
Seminar dengan tema “Peran Perguruan Tinggi dalam Percepatan Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19” itu menghadirkan narasumber Plt Gubernur Sulsel A Sudirman Sulaiman ST dan Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto serta analis kebijakan Badan Riset dan Inovasi Nasional Kemendikbud Adhi Indra Hermandu.
Ketua LP2M Dr Ir Saripuddin Muddin ST MT dalam sambutannya menjelaskan ada beberapa program yang berhubungan langsung bagi upaya penanggulangan penyebaran Covid-19 yang dilaksanakan mahasiswa peserta KKN.
“Antara lain edukasi dan sosialisasi pelaksanaan vaksin serta sosialisasi protokol kesehatan agar menghindarkan masyarakat kembali terjangkit virus Covid-19,” katanya.
Seminar dibuka oleh Rektor UIM yang diwakili Wakil Rektor I Prof Dr HM Arfin Hamid SH MH, sekaligus menjadi moderator seminar tersebut.
Plt Gubernur Sulsel diwakili Staf Ahli Gubernur Sulsel mantan Kepala Dinas Pemodalan dan Pelayanan Terpadu Pemprov Sulsel Dr Jayadi Nas MSi.
Jayadi berharap agar masyarakat tak terlalu takut dan tidak menyepelekan Covid-19.
“Agar proses pemulihan ekonomi lebih cepat terjadi seiring semakin melandainya grafik masyarakat terjangkit Covid-19,” tuturnya.
Sedangkan Walikota Makassar Danny Pomanto juga dalam pemaparan secara onlinenya mengungkapkan efektivitas dan pencapaian dari beberapa program Makassar Recovery yang dilaksanakan Pemkot Makassar.
“Dari 700 pasien Covid-19 per hari sekarang tingga 7 pasien yang dilaporkan positif. Dan dari 15 kecamatan di Makassar sudah 11 kecamatan yang status putih atau tidak ada lagi pertambahan pasien,” rincinya.
Danny berharap mahasiswa peserta KKN Tematik UIM dapat membantu percepatan covered jumlah masyarakat Makassar yang telah divaksin agar semakin cepat proses imunitas kelompok terjadi. “Makassar sudah 70 persen masyarakat telah divaksin,” ungkapnya.