Kembangkan Riset Rumput Laut, Unhas Gandeng Solforto Korea Selatan

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan asal Korea Selatan, Solforto Co., Ltd., dalam pengelolaan rumput laut.

Kemitraan tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa bersama perwakilan Solforto Co., Ltd., Bongsoo Lim.

Kerja sama ini dibangun dalam kerangka penguatan tridarma perguruan tinggi melalui pengembangan riset aplikatif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta hilirisasi inovasi berbasis kebutuhan industri. Fokus kolaborasi diarahkan pada sektor strategis yang berdampak langsung terhadap ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi biru nasional.

Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa menegaskan bahwa rumput laut merupakan komoditas strategis yang memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi nasional, mendorong industri berbasis maritim, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Menurutnya, pengembangan sektor tersebut membutuhkan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia industri agar dapat tumbuh lebih inovatif dan berdaya saing.

“Rumput laut memiliki potensi besar bagi masa depan Indonesia. Melalui kerja sama ini, kami ingin menghadirkan riset, inovasi, dan teknologi yang dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pengembangan rumput laut dunia,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Adapun bidang utama kerja sama meliputi pengembangan rumput laut berkelanjutan, ilmu akuakultur, serta bioteknologi kelautan. Bidang tersebut dinilai memiliki prospek besar dalam meningkatkan produktivitas, mutu hasil budidaya, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya laut.

Kerja sama ini juga membuka peluang bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti melalui program mobilitas akademik. Skema yang disiapkan mencakup pertukaran mahasiswa untuk magang dan pelatihan riset, serta pertukaran tenaga ahli guna memperkuat kapasitas keilmuan kedua institusi.

Pada kesempatan yang sama, pihak Solforto menyampaikan bahwa Indonesia dan Korea Selatan telah lama menjalin hubungan dalam pengembangan sektor perikanan, khususnya melalui modernisasi fasilitas dan penguatan infrastruktur.

Diharapkan, sinergi tersebut dapat meningkatkan daya saing industri rumput laut Indonesia di tingkat global.

Selain penandatanganan MoU, Unhas juga menerima kunjungan National Institute of Fisheries Science (NIFS) Korea dalam program Fasilitasi Pembudidaya Rumput Laut Maluku Tenggara. Program ini merupakan bagian dari kerja sama Indonesia dan Korea Selatan melalui skema Official Development Assistance (ODA).

Berita Terkait
Baca Juga