Logo Datakita.co

Kembangkan Diversifikasi Pangan, Mentan SYL Gandeng 6 Universitas, Termasuk Unhas

Fadli
Fadli

Selasa, 04 Agustus 2020 15:46

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (tengah) dalam penandatanganan kerja sama dengan enam universitas di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Selasa (4/8/2020). (Kementerian Pertanian)
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (tengah) dalam penandatanganan kerja sama dengan enam universitas di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Selasa (4/8/2020). (Kementerian Pertanian)

JAKARTA, DATAKITA.CO – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) bekerja sama dengan enam perguruan tinggi Indonesia dalam rangka pengembangan diversifikasi pangan lokal dan pendampingan kegiatan pekarangan pangan lestari.

Keenam perguruan tinggi tersebut yakni Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Lampung (UNILA), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Hasanuddin (UNHAS), dan Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM), serta Sekolah Vokasi IPB.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyampaikan bahwa kerja sama lanjutan ini bertujuan memperkuat diversifikasi pangan lokal, khususnya terhadap program pekarangan pangan lestari yang dikelola rumah tangga.

“Perguruan tinggi memiliki teknologi dan inovasi yang harus diterapkan di masyarakat agar meningkatkan penyediaan pangan. Kerja sama ini dapat menjadi percontohan dalam membangun mindset tentang pekarangan pangan lestari serta diversifikasi pangan,” kata Mentan dalam penandatanganan kerja sama di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Selasa (4/8/2020), dikutip dari Antara.

Menurut SYL, di tengah pandemi COVID-19 yang masih mewabah seluruh dunia masyarakat diharapkan tetap berupaya menjaga ketahanan pangan, salah satunya dengan memanfaatkan lahan di sekitar rumah.

Mantan Gubernur Sulsel dua periode ini menilai lahan di sekitar terutama pekarangan rumah masyarakat sangat potensial untuk menanam buah-buahan, sayur-sayuran bahkan peternakan. Ini semua sangat dibutuhkan untuk keperluan gizi yang cukup bagi masyarakat Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi mengatakan diversifikasi pangan dan pekarangan pangan lestari merupakan upaya Kementan dalam menyediakan akses pangan bagi rumah tangga.

Upaya tersebut juga untuk menggerakkan ekonomi masyarakat serta menyediakan kebutuhan pangan yang aman.

Agung menjelaskan bahwa selama ini pendampingan pekarangan pangan lestari hanya dilakukan melalui dinas pertanian di tingkat daerah. Namun dengan keterlibatan dari akademisi dan mahasiswa, program pekarangan pangan lestari dapat diintensifikasi.

“Kami mencoba melakukan pendampingan melalui bekerja sama dengan beberapa universitas, karena kami menyadari kontrol ini tidak mudah karena tersebar di seluruh Indonesia,” kata Agung.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR19 Juni 2026 23:17
Berdiri di Atas Fasum, 40 Lapak di Mariso Ditertibkan
MAKASSAR, DATAKITA.CO — Pemerintah Kota Makassar, melalui Kecamatan Mariso terus menunjukkan komitmennya dalam menata kawasan perkotaan dan mengemba...
MAKASSAR19 Juni 2026 18:20
Libatkan 1.005 Agen Perisai, Appi-Aliyah Percepat Universal Coverage Jaminan Sosial di Makassar
MAKASSAR, DATAKITA.CO — Pemerintah Kota Makassar, di bawah kepemimpinan Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menghadirkan inovasi baru tahu...
MAKASSAR19 Juni 2026 11:05
Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Sosial dan Rehabilitasi Rumah Korban Kebakaran di Mangasa
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengunjungi lokasi kebakaran di Jalan Sultan Alauddin III, Kelurahan ...
MAKASSAR19 Juni 2026 08:14
Walikota Makassar Kunjungi Korban Kebakaran di Mangasa, Pastikan Bantuan Terpenuhi
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, mengunjungi sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Jala...