Logo Datakita.co

Kata Mendagri, Bupati Berstatus Tersangka Masih Bisa Ikut Pilkada, Kecuali Ditahan

Fadli
Fadli

Sabtu, 11 Juli 2020 00:29

Mendagri Tito Karnavian (int)
Mendagri Tito Karnavian (int)

JAYAPURA, DATAKITA.CO – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan bupati atau kepala daerah yang berstatus tersangka masih diperbolehkan mengikuti tahapan pilkada yang harus dijalaninya.

“Namun bila yang bersangkutan ditahan, maka tidak lagi bisa mengikuti proses atau tahapan pilkada, dan jabatannya di pemerintahan juga diserahkan ke wakilnya,” kata Mendagri kepada wartawan, di Jayapura,seperti dikutip dari Antara, Jumat (10/7/2020).

Mendagri mengakui, ada beberapa daerah yang pernah mengalami kasus tersebut, yaitu kepala daerahnya jadi tersangka namun tidak ditahan, sehingga tetap mengikuti tahapan pilkada yang diikutinya.

“Intinya tidak ditahan, karena bila ditahan maka tidak bisa lagi mengikuti proses pilkada,” kata Tito Karnavian dalam keterangan persnya yang didampingi Wagub Papua Klemen Tinal dan sejumlah pejabat di lingkungan Kemendagri.

Ketika ditanya tentang pelaksanaan pilkada serentak yang akan dilaksanakan 9 Desember 2020 mendatang, sementara pandemi COVID-19 menyebabkan sejumlah wilayah masuk dalam zona merah, Mendagri menyatakan, peta saat ini dinamis dan tidak bisa jadi patokan 9 Desember nanti.

Menurutnya, bisa saja daerah yang saat ini merah menjadi hijau atau oranye. Prinsipnya tahapan pilkada jalan terus sesuai protokol kesehatan untuk melindungi petugas penyelenggaraan hingga pemilih, katanya lagi.

Tito menyatakan, protokol sudah dibuat KPU mirip yang dilakukan di Korea Selatan merupakan negara kedua yang terdampak COVID-19 harus menjalani proses pemilihan dilakukan sejak Januari dan pencoblosan bulan April kemarin, saat puncak pandemi di sana.

Pelaksanaan pemilu di Korsel dilakukan benar-benar menerapkan protokol kesehatan COVID-19, sehingga tidak menjadi klaster penularan, kata Mendagri seraya menambahkan, kecuali bila terjadi keadaan sangat luar biasa, pilkada bisa ditunda ke tahun berikutnya.

Tito menegaskan bahwa protokol kesehatan harus benar-benar diterapkan guna memutus penyebaran COVID-19. ()

 Komentar

 Terbaru

OLAHRAGA05 Desember 2021 23:43
Laga Perdana di Piala AFF, Timnas Indonesia Target Harus Menang Lawan Kamboja
JAKARTA, DATAKITA.CO – Timnas Indonesia akan melakoni laga perdana di Piala AFF Suzuki 2020 melawan Kamboja. Laga kedua tim akan berlangsung di ...
BERITA05 Desember 2021 22:22
Dinkes Makassar: Obat Bagi Penderita TB Gratis sampai Sembuh
MAKASSAR, DATAKITA.CO — Penderita penyakit Tuberkulosis (TB) di Kota Makassar yang berhasil didata masih tergolong tinggi. Karena itu, masyarakat ya...
MAKASSAR05 Desember 2021 18:05
Siaga Bencana, PMI Makassar Siagakan Relawan dan Peralatan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mengeluarkan perintah siaga bencana guna mengantisipasi kemung...
MAKASSAR05 Desember 2021 17:50
Olahraga Rekreasi Digelar di Karebosi, Danny Jajal Ketapel
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Olahraga rekreasi digelar di Lapangan Karebosi, Makassar. Ada sejumlah olahraga mulai dari panah, katapel, senam, bola, ...