Logo Datakita.co

Jukir Tarik Tarif Rp20.000, Legislator Makassar: Penertiban Harus Rutin

Fadli
Fadli

Sabtu, 01 Mei 2021 10:55

Petugas mengamankan para juru parkir. Viral adanya juru parkir yang menarik parkir di atas ketentuan tanpa disertai karcis. ()
Petugas mengamankan para juru parkir. Viral adanya juru parkir yang menarik parkir di atas ketentuan tanpa disertai karcis. ()

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Belasan juru parkir (jukir) ditertibkan karena menarik tarif parkir di atas ketentuan. Mereka beroperasi di Pasar Sentral dan Pasar Butung.

Pihak DPRD Makassar berharap, penindakan dalam operasi penertiban jukir liar itu tak boleh berhenti, tapi harus digencarkan selama Ramadan hingga Idul Fitri.

Apalagi, jukir liar sering kali main kucing-kucingan dengan aparat. PD Parkir harus rutin menggelar penertiban dengan koordinasi instansi terkait.

Anggota Komisi B DPRD Makassar, Mario David, mengatakan, operasi penertiban terhadap jukir liar jangan berhenti. Harus rutin dilakukan.

“(Penertiban) Jangan dilakukan satu dua hari saja. Harus ada petugas dari pihak PD Parkir yang juga bertugas di sana,” kata anggota Komisi B DPRD Makassar, Mario David.

Menurutnya, parkir liar memang harus menjadi perhatian serius. Apalagi selama Ramadan hingga Idul Fitri.

Dijelaskannya, tarif penagihan jasa parkir harus sesuai dengan aturan yang berlaku, yaitu motor Rp2.000 dan mobil Rp5.000 dengan tetap memberikan karcis kepada pengguna jasa parkir.

“Jika ada yang tidak menggunakan atribut serta meminta membayar parkir melebihi tarif parkir, maka bisa dipastikan itu adalah para oknum juru parkir liar,” jelasnya.

Bukan hanya masyarakat yang diresahkan oleh jukir liar ini, namun juga sesama jukir yang resmi.

Diberitakan DATAKITA.CO sebelumnya, belasan juru parkir (jukir) yang beroperasi di sekitar Pasar Sentral Makassar diamankan petugas dari Polres Pelabuhan. Penyebabnya, karena menariki tarif parkir hingga Rp20 ribu tiap kendaraan roda empat. Parahnya lagi, tanpa disertai bukti karcis.

Penangkapan dilakukan Kamis (29/4/2021). Para jukir ini pun kemudian dibawa ke Polres Pelabuhan untuk menjalani pemeriksaan.

Aksi jukir ini sempat viral lewat video yang beredar di kalangan masyarakat pada Rabu (28/4/2021).

Menurut Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Iptu Asfada bahwa para jukir yang diamankan karena diduga telah menarik tarif parkir yang tidak sesuai dengan yang telah ditetapkan di Kota Makassar.

Bila mereka terbukti melakukan pelanggaran, maka terancam tindak pidana ringan (tipiring).

 

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR16 Mei 2021 00:11
AGH Sanusi Baco Wafat, Andi Sudirman: Beliau Sosok Teladan bagi Kita Semua
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Sulawesi Selatan (Sulsel) berduka. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel, AGH KH Sanusi Baco LC meninggal dunia, Sabtu ...
MAKASSAR15 Mei 2021 23:20
Innalillahi, Ketua MUI Sulsel AGH Sanusi Baco Wafat
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji’un. Anregurutta Haji (AGH) Sanusi Baco, LC tutup usia. Ketua Majelis Ulama Indones...
BERITA15 Mei 2021 22:32
Rumah Warga Sinjai Terdampak Longsor, Camat: Korban Bersedia Direlokasi
SINJAI, DATAKITA.CO – Sebuah rumah di Dusun Manubbu, Desa Pattongko, Kecamatan Sinjai Tengah, terdampak longsor pada Jumat pagi (14/5/2021). Sebelum...
DAERAH15 Mei 2021 19:27
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Gowa Ludes Dilalap Api
GOWA, DATAKITA.CO – Musibah kebakaran terjadi di Kabupaten Gowa. Sebuah rumah yang terletak di Jalan Matahari, Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Som...