MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan menyiapkan kecukupan uang tunai sekira Rp3,58 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sulawesi Selatan selama periode bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H.

Kebutuhan masyarakat akan uang tunai pada periode Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2021 diperkirakan tidak jauh berbeda dari periode sebelumnya 2020 sebesar Rp3,59 triliun.
Menurut Kepala BI Sulsel Budi Hanoto bahwa besarnya penyediaan uang tunai tersebut didasari pertimbangan masih berlangsungnya pandemi Covid-19, aktivitas masyarakat yang masih terbatas, dan kebijakan larangan mudik.
Baca Juga :
“Penyedian uang tunai ini didasarkan beberapa faktor, salahsatunya masih adanya covid 19, serta pembatasan aktivitas masyarakat,termasuk larangan mudik,” kata Budi Hanoto.
Layanan penukaran uang rupiah kali ini masih akan dilaksanakan secara sinergi dengan perbankan melalui loket penukaran di kantor-kantor cabang yang berada di wilayah Sulawesi Selatan.
Dengan mempertimbangkan perkembangan Covid-19 dan aspek protokol kesehatan masyarakat, layanan penukaran uang rupiah dilaksanakan melalui perbankan di wilayah Sulawesi Selatan, termasuk pada empat wilayah kas titipan yaitu Parepare, Palopo, Bone, dan Bulukumba dengan nilai total uang layak edar di semua pecahan yang disediakan sebesar Rp235,39 miliar.
Layanan penukaran uang pecahan dan operasional Bank Indonesia lainnya akan berlangsung secara normal menjelang libur hari raya Idul Fitri, dan akan sementara tidak beroperasi pada tanggal 12, 13, dan 14 Mei 2021.








Komentar