Logo Datakita.co

Jelajah Nusantara, Perempuan Jenggala Gelar Vaksinasi 1500 Warga Makassar

Aditya
Aditya

Sabtu, 11 September 2021 09:33

Ketua Umum Perempuan Jenggala, Vicky W Kartiwa bersama Head Of Food Service Olam Indonesia, Oskar Fajar Damanik memantau Vaksinasi, di Asrama Haji Sudiang, Sabtu (11/9/2021).
Ketua Umum Perempuan Jenggala, Vicky W Kartiwa bersama Head Of Food Service Olam Indonesia, Oskar Fajar Damanik memantau Vaksinasi, di Asrama Haji Sudiang, Sabtu (11/9/2021).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Organisasi kemanusiaan Perempuan Perempuan Jenggala terus melakukan vaksinasi di sejumlah daerah di luar pulau Jawa. Gerakan vaksinasi di luar Jawa diyakini akan menjadi penentu Indonesia akan bangkit dari Pandemi.

Vaksinasi maraton di 12 kota bertema Jelajah Nusantara digelar sebagai upaya mendukung program Presiden Joko Widodo vaksinasi di daerah demi mewujudkan herd immunity atau kekebalan komunal.

Sasarannya vaksiniasi tahap pertama kali ini ialah masyarakat Makassar Sulawesi Selatan dengan jumlah peserta vaksiniasi sebanyak 1500 orang.

Ketua Umum Perempuan Jenggala Vicky W Kartiwa mengatakan, dari pengalaman vaksinasi di luar pulau Jawa seperti Provinsi Lampung dan Provinsi Sumatera Utara banyak masyarakat yang antusias. Bahkan dia menilai hal itu menjadi tantangan sendiri untuk memperbanyak jumlah vaksin.

“Masyarakat dari luar Jawa ini sudah mulai aware melakukan vaksin jadi mereka bener-bener menyerbu vaksin di mana pun ada penyelenggaraan vaksin,” kata Vicky, Sabtu (11/9/2021).

Dia menilai bahwa partisipasi aktif masyarakat saat ini merupakan hal yang harus direspon baik oleh semua pihak. Apalagi vaksinasi telah terbukti mampu menekan angka positif Covid-19 di Indonesia.

“Saya yakin dengan partisipasi aktif masyarakat Indonesia saat ini akan mampu mengembalikan keadaan menuju normal kembali,” jelasnya.

Meski telah melakukan banyak vaksinasi Vicky tetap mengajak masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan. Masyarakat tidak boleh lengah meski telah mendapatkan vaksin.

“Banyak yang sudah mendapatkan vaksin tetap terpapar virus karena lupa kalau pandemi belum selesai,” jelasnya.

Rangkaian vaksinasi berjalan atas kerjasama baik antara beberapa perusahaan salah satunya adalah PT Olam Indonesia dan didukung oleh Kodam XIV Hasanudin.

Country Head PT Olam Indonesia Ramakrishna Prasad mengatakan bahwa PT Olam Indonesia bersama jaringannya berkomitmen bersama jaringan berkomitmen memberikan bantuan langsung dengan melakukan percepatan vaksinasi di beberapa kota di Indonesia.

Dia berharap program pemerintah mencapai vaksinasi 70 persen pada akhir tahun dapat tercapai untuk mencapai kekebalan komunal/herd immunity.

“Dalam rangka memperjuangan Indonesia agar pulih dari pandemi kami hadir di masyarakat. Kami target 8000 orang dalam 3 bulan mendatang di Palu, Surabaya, Bandung, Pola Sera Ambon,” jelasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR05 Juni 2026 08:52
Pemprov Sulsel Hapus Denda Pajak Kendaraan 100 Persen, Beri Diskon Pokok Pajak hingga 50 Persen
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kabar gembira bagi para pemilik kendaraan bermotor. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan keringanan bagi masy...
MAKASSAR04 Juni 2026 23:48
Pemprov Sulsel Raih WTP dari BPK, Andi Sudirman: Bukti Kepercayaan Publik dan Akuntabilitas Keuangan Daerah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecuali...
MAKASSAR04 Juni 2026 22:41
10 Kandidat Berebut 5 Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Appi Pastikan Seleksi Transparan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Proses seleksi calon pimpinan dan anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar, memasuki tahapan krusial. Da...
PENDIDIKAN04 Juni 2026 14:38
Rektor UNM: Tak Ada Alasan Meragukan Indonesia Sudah Swasembada Pangan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof Farida Patittingi menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk meragukan capaian Ind...