Logo Datakita.co

Jam Malam di Makassar Akan Diganti Protokol Normal Baru, Ini Penjelasan Danny

Fadli
Fadli

Jumat, 05 Maret 2021 20:00

Walikota dan Wakil Walikota Makassar Moh Ramdhan "Danny" Pomanto dan Fatmawati Rusdi. ()
Walikota dan Wakil Walikota Makassar Moh Ramdhan "Danny" Pomanto dan Fatmawati Rusdi. ()

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mengatakan akan meniadakan jam malam yang sebelumnya diberlakukan Pemkot Makassar, saat masih dijabat Pj Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin. Namun syaratnya, harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Diketahui, kebijakan jam malam yang sudah diberlakukan sebelumnya selama enam pekan lamanya itu, kembali diperpanjang selama dua pekan, seperti tertuang dalam Surat Edaran
Nomor:441.01/66/S.Edar/Kesbangpol/II/2021 ditandatangani oleh Pj Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin, pada 23 Februari 2021. PPKM di Makassar diperpanjang dua pekan hingga 9 Maret 2021.

Dalam aturan tersebut, diketahui salah satunya memberlakukan pembatasan jam malam untuk pelaku usaha tertentu seperti warkop, kafe, restoran, tempat hiburan hingga mall, dimana para pelaku usaha diharuskan tutup pada pukul 22.00 Wita.

“Pokoknya, setelah kita launching program Makasssar Recover, aturan (jam malam) itu tidak akan berlaku lagi. Kita akan ganti dengan penerapan protokol normal baru,” jelas Danny Pomanto.

Makassar Recover sendiri, rencananya akan dilaunching Danny Pomanto, di rumah pribadinya Jalan Amirullah, Jumat (5/3/2021) malam ini.

Menurut Danny, aturan jam malam yang selama ini diterapkan tidak efektif, pengawasan di lapangan juga tidak berjalan maksimal. Terkesan aturan itu hanya di atas kertas saja.

“Dan kenyataannya, aturan seperti itu hanya merugikan pelaku usaha tertentu,” katanya.

Menurut Danny, Pemkot Makassar di bawah kendali dirinya dan Wakil Walikota, Fatmawati Rusdi, akan memberlakukan sistem baru yang lebih efektif. Penerapan protokol kesehatan (Prokes) akan diterapkan secara ketat di tempat-tempat keramaian dan akan tetap diawasi.

“Ini sistem baru kita di Makassar. Tidak ada lagi pembatasan jam operasional. Tapi ingat, pengawasan kami juga tidak mengenal batasan waktu. Kita akan awasi terus para pelaku usaha dan aktivitas masyarakat di tempat-tempat keramaian. Kalau ada yang melanggar, sanksinya juga ada, sampai penutupan usaha akan dilakukan bagi pengelola yang melanggar,” jelasnya

 Komentar

 Terbaru

Andi Hadi Ibrahim Ingatkan Bahaya Lingkungan Hidup
Legislatif14 April 2021 21:41
Andi Hadi Ibrahim Ingatkan Bahaya Lingkungan Hidup
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim menggelar sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 9 tahun 2016 tentang ...
Awal Ramadhan, Harga Sembako di Pasar Sukamaju dan Bonebone Stabil
DAERAH14 April 2021 18:36
Awal Ramadhan, Harga Sembako di Pasar Sukamaju dan Bonebone Stabil
LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Sekretaris Daerah Luwu Utara, Armiadi, menggelar inspeksi mendadak (sidak) di dua pasar besar, yaitu Pasar Sukamaju da...
Sulsel Ekspor Komoditi Ikan Senilai Rp 97 Miliar
EKOBIS14 April 2021 17:43
Sulsel Ekspor Komoditi Ikan Senilai Rp 97 Miliar
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, melaunching program Indonesia Satu Ekspor,...
Sebut Penanganan Covid-19 di Sulsel Sudah Terkendali, Sekprov: Jangan Lengah
MAKASSAR14 April 2021 14:16
Sebut Penanganan Covid-19 di Sulsel Sudah Terkendali, Sekprov: Jangan Lengah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sekprov Sulsel), Abdul Hayat Gani, menerima kunjungan kerja Tim Kemenpolhulkam ...