Logo Datakita.co

Infrastruktur dan Sistem Pendidikan Jadi Keluhan Warga Manggala ke Supratman

Aditya
Aditya

Selasa, 31 Oktober 2023 19:21

Anggota DPRD Makassar, Supratman dengar keluhan Warga Kecamatan Manggala, Sabtu (31/10/2023).
Anggota DPRD Makassar, Supratman dengar keluhan Warga Kecamatan Manggala, Sabtu (31/10/2023).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Supratman menemui konstituennya dalam rangka Reses pertama masa persidangan pertama tahun sidang 2023/2024 di Kecamatan Manggala, Selasa (31/10/2023).

Pada kesempatan kali ini, Legislator Nasdem Makassar dua periode tersebut banyak mendapat aspirasi dan keluhan dari masyarakat di Jalan Ujung Bori RW 03, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala.

Supratman mengatakan bahwa daerah Ujung Bori merupakan wilayah di daerah pemilihannya yang pertama kali dirinya melakukan reses atau serap aspirasi masyarakat.

Pertama, kata Supratman, masih ada beberapa titik jalan dan saluran drainase belum tersentuh perbaikan yang memadai selama ini dikerjakan oleh pemerintah kota Makassar.

Padahal, menurut laporan dari warga sekitar usulan terkait perbaikan jalan atau pengaspalan sudah disampaikan pada saat musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan hingga Kecamatan.

“Masyarakat disini aspirasi yang urgen adalah pengaspalan, kemudian menjelang musim hujan mereka pengen mudah-mudahan bisa dikerjakan saluran drainasenya karena bisa ditembuskan ke waduk Antang,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Supra, terkait pengusulan pengadaan lampu lorong. Meskipun, di wilayah tersebut masih terbilang aman dari hal-hal negatif, namun pengadaan lampu sangat perlu diadakan.

“Ini memang satu-satunya wilayah sedikit aman-aman saja. Kadang hanya orang dari luar yang bikin rusuh, kalau untuk penduduk disini kami pastikan hampir tidak ada anak muda yang melakukan hal negatif,” terangnya.

Sementara itu, anggota Komisi C DPRD Makassar yang akrab disapa Supra juga mendengar keluhan masyarakat terkait sistem jalur zonasi bagi calon peserta didik masuk ke SMP terbilang sulit.

Supra mengatakan sistem penerimaan siswa saat ini memang sulit, karena aturannya langsung dari pemerintah pusat yang terintegrasi kepada Kementerian pendidikan dan kebudayaan ke Dinas Pendidikan daerah.

Sebab, jika mengikuti sistem jalur zonasi atau sekolah dengan wilayah terdekat justru menimbulkan kekhawatiran akan mengebiri keinginan masyarakat pada sekolah yang diinginkan.

“Persoalan sistem zonasi ini memang setiap tahun ajaran baru banyak yang mengadu utamanya di SMP, hampir semua di Kecamatan Mangga karena sekolah SMP itu jauh seperti SMP 20 dan SMP 19 Makassar,” jelasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

OLAHRAGA18 April 2026 23:35
Dikalahkan Borneo FC, PSM Tetap di Peringkat 13 Klasemen Super League
PAREPARE, DATAKITA.CO – PSM Makassar harus tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara Super League 2025/2026, setelah dikalahkan Borneo FC. ...
MAKASSAR18 April 2026 20:45
Waspada! Nama Aliyah Mustika Ilham Dicatut untuk Penipuan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Wakil Walikota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap marakn...
OLAHRAGA18 April 2026 14:19
Usung Semangat Siri’ Na Pacce, PSM Siap Hadapi Borneo FC Malam Ini
PAREPARE, DATAKITA.CO – Konsistensi Borneo FC Samarinda bakal menjadi tantangan besar bagi PSM Makassar pada duel pekan ke-28 BRI Super League 2...
MAKASSAR18 April 2026 10:33
Pengaspalan Jalan Dikebut Malam Hari, Pemprov Sulsel Targetkan Keluhan Debu Warga Teratasi
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi terus mempercepat penanganan jalan den...