IKA FK UMI Gelar Vaksin Merdeka Serentak di Dua Lokasi, Diikuti 3.556 Warga
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (IKA FK UMI) melaksanakan Vaksin Merdeka secara massal.
Vaksinasi massal yang bekerjasama dengan Polrestabes Kota Makassar, Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Sekertaris Kabinet Republik Indoensia ini dilaksanakan serentak di dua lokasi yakni Gereja Paroki Maria Ratu Rosari Kare Kota Makassar dan Masjid Raya Kota Makassar selama dua hari, 6-7 September 2021.
Ketua IKA FK UMI DR Dr Muji Iswanty SH MH Sp.KK MKes mengatakan sejak pandemi IKA FK UMI terus berada di garda terdepan melawan Covid-19.
Muji Iswanty idampingi pengurus IKA FK UMI masing-masing Dr Ali Marikar, Dr dr Muhammad Irwan Gunawan SpB (K) Onk, dr Irma Kusuma Azis, Dr Norman Hauritama, dr Ervina SpTHT MKes, dan dr Wachyudi Muchsin SH MKes.
“Jangan percaya hoaks tentang vaksin ini, dan mari kita ajak seluruh elemen masyarakat, tokoh-tokoh untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya vaksin dan protokol kesehatan,” ujar dokter Muji, Selasa (7/9/2021).
Menurutnya, melihat animo masyarakat yang ikut vaksin, menandakan bahwa sudah timbul kesadaran untuk menjaga kesehatan melawan Covid—19.
“Terima kasih dokter serta nakes (tenaga kesehatan) yang sudah berkorban jiwa dan raga serta masyarakat yang sudah vaksin. Alhamdulillah dua hari kegiatan Vaksin Merdeka mencapai target 3.556,” jelas Muji.
Sementara itu Penasehat IKA FK UMI Dr dr Muhammad Irwan Gunawan SpB (K) Onk mengatakan bahwa vaksin massal ini bisa membantu pemerintah mencapai target vaksin 85 persen untuk warga Indonesia, khususnya Kota Makassar. Dengan demikian semua bisa terlindungi dari dampak buruk pandemi Covid-19.
“Jika ini berhasil maka bisa seperti beberapa negara yang kasus kematian Covid-19 menurun drastis karena keberhasilan program vaksinasinya,” jelasnya.
“Oleh karena itu, IKA Fakultas Kedokteran UMI mengajak seluruh masyarakat Kota Makassar untuk berpartisipasi dalam program vaksin,” tambah Igun.