IJTI dan PT MBU Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tarakan
TARAKAN, DATAKITA.CO – Musibah kebakaran yang menghanguskan puluhan bangunan dan ratusan jiwa terdampak di RT 21 Perikanan, Kelurahan Karanganyar, Kota Tarakan, pada Kamis (29/6/2023) membawa duka mendalam bagi korban.
Korban kebakaran saat ini menempati posko yang telah disiapkan Pemerintah Kota Tarakan melalui BPD yang berlokasi di SDN 019 Tarakan yang tidak jauh dari lokasi kebakaran.
Saat ini bantuan terus berdatangan dari masyarakat, instansi, perusahaan, kelompok maupun perorangan yang diserahkan langsung ke posko pengungsian maupun secara mandiri kepada korban.
Salah satunya bantuan sosial datang dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (JTI) Provinsi Kalimantan Utara berkolaborasi dengan PT Mega Bintang Utama.
Bantuan diserahkan langsung secara simbolis oleh pimpinan PT Mega Bintang Utama Haji Momo yang diwakili Manajemen PT MBU Ibnu Saud dan Ketua IJTI Kaltara Usman Coddang kepada korban di lokasi kebakaran, Jumat (30/6/2023).
Perwakilan manajemen PT MBU, Ibnu Saud mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat yang terdampak musibah kebakaran.
“Kita turut prihatin dan ini bentuk kepedulian kita serta kami berupaya mengulurkan tangan semampunya, karena bagaimana pun ini adalah saudara kita, kita harus empati dengan suasana seperti ini,” kata Ibnu Saud.
Ibnu Saud menegaskan dalam kegiatan ini tidak ada niat lain selain membantu meringankann beban saudara-saudara yang terkena musibah.
“Ini penting saya tekankan, karena sekarang tahun politik kita membantu saja, bukan karena ada tekanan poltik. Kalau bukan kita siapa lagi yang membantu saudara kita,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua IJTI Kaltara Usman Coddang mengatakan bantuan sosial ini sebagai bentuk solidaritas dan keprihatinan kepada masyarakat yang terkena musibah kebakaran di Tarakan.
“Kami IJTI dan PT MBU memberikan sedikit sumbangan kepada saudara kita yang terkena musibah di RT 21 Kelurahan Karanganyar Pantai, sebagai rasa solidaritas, rasa bela sungkawa atas musibah ini,” ucapnya.
Usman menegaskan bantuan ini merupakan bentuk keihklasan untuk berbagi kepada sesama saudara yang terkena musibah.
“Mudah-mudahan dengan bantuan ini sedikit mengurangi beban mereka, semoga korban diberikan ketabahan menghadapi cobaan ini,” tuturnya.
Salah satu korban kebakaran menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan para Jurnalis Televisi dan PT MBU ini.
“Syukur alhamdulillah, terima kasih banyak IJTI dan PT MBU,” ujar Nure, salah satu korban kebakaran.
Nure bersama kedua anaknya saat ini tinggal di posko pengungsian dan masih sangat membutuhkan bantuan.
“Anak dua, sekarang tinggal di posko, semua habis terbakar,” katanya.
Ia mengatakan bantuan yang diberikan rencananya akan digunakan untuk keperluan sehari-hari karena semua barang miliknya hangus terbakar.